PALANGKA RAYA – Layanan kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukamara hingga kini belum terealisasi. Kondisi tersebut disebabkan satuan layanan yang masih dalam tahap awal operasional.
Koordinator Regional BGN Kalteng, Elisa Agustino, mengatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut baru berjalan sekitar satu bulan, sehingga fokus masih pada proses pendataan dan koordinasi.
Baca Juga: Kalteng Optimistis Bisa Menembus Target 18,8 Persen untuk Penurunan Stunting
“Di Sukamara itu masih tahap awal. Mereka belum melayani 3B karena masih pendataan, koordinasi dengan kader, dan menyiapkan sarana prasarana,” ujarnya, Rabu (29/4).
Ia menegaskan, proses pendataan menjadi tahap krusial sebelum layanan benar-benar dijalankan. Hal ini untuk memastikan penerima manfaat tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih data.
Selain itu, kesiapan fasilitas dan tenaga pendukung juga menjadi faktor penentu sebelum distribusi makanan bergizi dapat dilakukan secara optimal.
Elisa menambahkan, pihaknya akan melakukan pengecekan lanjutan untuk memastikan apakah data yang telah dihimpun sudah diikuti dengan realisasi layanan atau masih sebatas pendataan.
Baca Juga: Pemko Palangka Raya Siapkan Dana Segar Puluhan Miliar Pada Tahun 2026 untuk Menekan Stunting
“Nanti akan kita cek lagi, apakah sudah benar-benar dilayani atau masih tahap input data saja,” katanya.
BGN Kalteng menargetkan seluruh wilayah, termasuk Sukamara, dapat segera menyusul dalam pelaksanaan layanan 3B seiring peningkatan kesiapan SPPG di daerah tersebut. (*)
Editor : Ayu Oktaviana