Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Buah Bersayap, Si “Helikopter” Alami dari Hutan Balikpapan Kalimantan Timur

Ayu Oktaviana • Kamis, 11 September 2025 | 16:20 WIB
Buah Bersayap
Buah Bersayap

 

JIKA berkunjung ke Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) di Balikpapan, ada pemandangan unik yang bisa kamu temui: pohon-pohon besar dengan buah bersayap.

Buah ini bukan sekadar menarik perhatian, tetapi juga memiliki peran penting bagi kelestarian hutan.

HLSW dikenal sebagai salah satu hutan tropis dataran rendah yang masih terjaga keasriannya.

Kawasan ini didominasi oleh pohon dari keluarga Dipterocarpaceae, yang menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Keunikan pohon-pohon tersebut terletak pada buahnya. Buah bersayap ini memiliki bentuk alami yang memungkinkan bijinya terbawa angin dan tersebar ke tempat lain.

Mekanisme penyebaran biji ini sangat penting untuk regenerasi pohon dan kelestarian hutan tropis.

Buah Bersayap, Si “Helikopter” Alam

Buah bersayap adalah buah atau biji yang punya "sayap" seperti kipas kecil. Bentuk ini membuat mereka bisa terbang dan berputar saat jatuh dari pohon, mirip helikopter mini yang turun ke tanah.

Buah ini biasanya dimiliki oleh pohon-pohon keluarga Dipterocarpaceae, seperti:
• Meranti
• Tengkawang
• Bangkirai
• Keruing

Pohon-pohon ini adalah raja dan ratu hutan di Balikpapan.

Fenomena Unik: Mast Fruiting di HLSW

Setiap beberapa tahun sekali, pohon-pohon di hutan Kalimantan akan berbuah serentak dalam jumlah besar, sebuah fenomena yang disebut mast fruiting.

Para peneliti percaya fenomena ini dipicu oleh perubahan iklim, terutama penurunan suhu setelah musim kemarau panjang.

Saat itu terjadi, hutan dipenuhi dengan buah bersayap yang jatuh berputar-putar ke tanah, siap untuk tumbuh jadi pohon baru.

Ini adalah proses regenerasi alami yang bikin hutan kita tetap hijau dan lestari.

Kenapa Buah Bersayap Penting?

Selain cantik dilihat, buah bersayap punya peran vital bagi ekosistem hutan:
• Membantu penyebaran biji lewat angin ke tempat yang lebih jauh, memastikan keturunan pohon menyebar ke area yang luas.
• Memastikan regenerasi hutan berjalan alami tanpa bantuan manusia, menjaga keberlanjutan ekosistem.
• Menjadi indikator hutan yang sehat dan alami, karena fenomena mast fruiting hanya terjadi di hutan yang masih utuh dan stabil.
• Hutan Lindung Sungai Wain bukan cuma paru-paru kota Balikpapan, tapi juga rumah bagi banyak hewan langka seperti bekantan dan beruang madu.
• Melestarikan pohon-pohon dengan buah bersayap artinya kita turut menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem hutan secara keseluruhan.
• Setiap "helikopter" kecil yang berputar ke tanah adalah harapan baru untuk hutan kita. Jadi, mari kita jaga bersama! (jpg/abw)

Editor : Ayu Oktaviana
#Buah Bersayap #Ekosistem Hutan #Tengkawang #musim kemarau panjang #Hutan Lindung Sungai Wain #Dipterocarpaceae #Kelestarian Hutan #meranti #fenomena unik #regenerasi