Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Hobi Jadi Cuan, Pemuda di Sampit Sulap Cermin Cembung Jadi Spot Selfie Kekinian

Miftahul Ilma • Sabtu, 9 Mei 2026 | 12:30 WIB
Wisata cermin di Sampit. Miftah/kaltengpos.jawapos.com
Wisata cermin di Sampit. Miftah/kaltengpos.jawapos.com

 

SAMPIT – Di tengah kondisi ekonomi yang makin bikin dompet ngos-ngosan, kreativitas anak muda memang gak ada habisnya. 

Kalau kata gen Z sekarang, “in this economy, apa aja dikerjain yang penting cuan.” 
Nah, kalimat itu kayaknya cocok banget buat Jakaria, pemuda asal Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Cowok 24 tahun itu sukses nyulap cermin cembung yang biasa ada di tikungan jalan jadi spot selfie estetik yang sekarang mulai digandrungi anak muda. Usaha unik miliknya itu diberi nama ConveX Mirror Selfie. 

Konsepnya sederhana tapi menarik. Jaka merakit cermin cembung lengkap dengan tongkat penyangga portable yang bisa dibawa ke mana-mana. Biar makin kece, cerminnya dihias pakai stiker dan diberi cat pilox. 

Hasilnya? Spot foto dadakan yang vibesnya ala street photography dan aesthetic ala-ala TikTok.

Harga yang dipatok Jaka juga ramah di kantong para Gen Z. Jika dibandingkan dengan kopi yang dibeli tiap hari, harganya masih jauh. 

“Kalau foto Rp5 ribu buat tiga menit. Foto pakai HP masing-masing,” kata Jaka saat ditemui Kaltengpos.jawapos.com di Taman Kota Sampit, Sabtu (9/5/2026).

Jaka mengaku usaha itu baru berjalan sekitar dua hari. Meski masih baru, respons warga ternyata cukup ramai. Apalagi anak-anak muda yang penasaran pengen nyobain foto pakai cermin unik tersebut. Ia juga kerap mengunggahnya melalui Instagram @galeri_mrjo. 

Ide bisnis itu muncul dari hobinya sendiri yang suka fotografi dan nongkrong cari spot foto.

“Emang hobi foto. Jadi pas kepikiran, langsung saya eksekusi aja. Lumayan buat tambahan income,” ujarnya.

Selain jadi tempat selfie, Jaka juga menawarkan jasa gambar karakter wajah buatan tangan. Tarifnya pun ramah kantong. Untuk satu orang dipatok Rp10 ribu, sedangkan dua orang atau lebih Rp15 ribu.

Target utamanya memang anak muda yang suka foto-foto estetik. Tapi lucunya, kadang emak-emak juga ikut penasaran dan ikutan foto.

“Memang targetnya anak-anak muda. Biasanya yang suka jogging di lampu-lampu (Nur Mentaya) atau CFD di taman,” bebernya. 

Dalam sehari, penghasilannya bisa tembus Rp100 ribu hanya dari modal cermin cembung tersebut. Biasanya ia mangkal di lokasi ramai seperti Terowongan Nur Mentaya saat sore atau Taman Kota Sampit ketika Car Free Day (CFD).

Karena masih jadi pekerjaan sampingan, Jaka menjalankan usahanya menyesuaikan jadwal kerja utamanya di Citymall Sampit.

“Kalau masuk kerja Minggu jam 9, biasanya masih sempat buka di CFD dulu. Kalau libur ya gas full,” ucapnya.

Untuk modal awal, Jaka mengaku menghabiskan sekitar Rp400 ribu. Biaya itu sudah termasuk membeli cermin, tongkat penyangga, hingga stiker dekorasi.

Meski sederhana, ide kreatifnya itu mulai menarik perhatian warga. Apalagi di era sekarang, spot foto unik selalu punya tempat tersendiri buat anak muda yang suka update media sosial. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#spot selfie #street photography #spot foto unik #car free day (cfd) #Gen Z