Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bukan Cuma Soal Gaya, Ini 7 Outfit yang 'Haram' Dipakai Saat Naik Pesawat Demi Keselamatan

Kiki Rizqie • Minggu, 10 Mei 2026 | 07:39 WIB
ILUSTRASI : Outfit yang layak dan direkomendasikan ketika bepergian dengan pesawat terbang. FREEPIK
ILUSTRASI : Outfit yang layak dan direkomendasikan ketika bepergian dengan pesawat terbang. FREEPIK

KALTENGPOS.JAWAPOS - ​Banyak dari kita memilih outfit bandara atau airport fashion berdasarkan estetika agar terlihat keren di foto. Memang, kenyamanan itu penting, tapi tahukah kamu kalau faktor keselamatan jauh lebih krusial?


​Para ahli penerbangan memperingatkan bahwa apa yang kita pakai bisa menentukan seberapa cepat kita bereaksi saat kondisi darurat.

Dalam hitungan detik yang berharga, pakaian yang salah justru bisa menjadi penghambat evakuasi atau memperburuk cedera.
​Agar perjalananmu tetap aman dan nyaman, simak daftar pakaian yang sebaiknya kamu hindari saat terbang:

Baca Juga: Liburan Hemat ke Arab Saudi? Kunjungi 5 Destinasi Wisata Gratis yang Memukau Ini!


​1. Sandal Jepit atau Selop (Flip-flops)
​Sandal jepit mungkin terasa santai, tapi ini adalah pilihan terburuk untuk evakuasi. Saat terjadi keadaan darurat, kamu mungkin harus berlari di atas puing-puing, permukaan panas, atau lantai yang licin. Sandal jepit mudah terlepas dan tidak melindungi kaki dari benturan atau benda tajam.


​2. Sepatu Hak Tinggi (Heels)
​Selain menyulitkan mobilitas, heels sangat berbahaya saat prosedur evakuasi menggunakan seluncuran darurat (slide).

Hak yang tajam dapat merobek perosotan karet tersebut dan membahayakan nyawa penumpang lain. Pakailah sepatu kets atau sepatu lari yang kokoh.

Baca Juga: Riam Merasap, “Mini Niagara” di Kalbar yang Bikin Kagum Wisatawan


​3. Rok Mini
​Memakai rok pendek mungkin terlihat modis, namun sangat tidak praktis. Dalam skenario darurat, kamu mungkin harus memanjat kursi atau meluncur di escape slide yang permukaannya bisa menyebabkan gesekan panas pada kulit paha yang terbuka.


​4. Celana Pendek
​Sama seperti rok mini, celana pendek menyisakan banyak bagian kulit yang tidak terlindungi.

Jika terjadi kebakaran atau gesekan saat proses evakuasi, kulitmu akan langsung terpapar suhu panas atau material tajam. Celana panjang berbahan kuat jauh lebih direkomendasikan.


5. Pakaian Terbuka atau Crop Top
​Suhu di dalam kabin pesawat sering kali sangat dingin, namun alasan keselamatannya lebih dari sekadar suhu.

Semakin banyak bagian tubuh yang tertutup pakaian, semakin terlindung kulitmu dari api, asap, atau serpihan material jika terjadi kecelakaan.


​6. Bahan Sintetis (Polyester, Nylon, Spandex)
​Inilah fakta yang jarang diketahui: bahan sintetis sangat mudah meleleh jika terkena panas tinggi atau api.

Jika terjadi kebakaran di kabin, bahan ini bisa menempel di kulit dan menyebabkan luka bakar yang lebih parah. Pilihlah bahan alami seperti katun, wol, atau linen.


​7. Pakaian yang Terlalu Ketat
​Penerbangan jarak jauh berisiko menyebabkan Deep Vein Thrombosis (DVT) atau penggumpalan darah karena duduk terlalu lama. Mengenakan pakaian yang terlalu ketat dapat menghambat sirkulasi darah dan membuat tubuh terasa lebih cepat lelah atau kram.

Selalu gunakan sepatu yang tertutup rapat dan simpan jaket atau syal berbahan alami di dekatmu. Keselamatan mungkin tidak selalu terlihat "estetik", tapi itulah yang akan melindungimu saat situasi tak terduga terjadi. (*)

Editor : Kiki Rizqie
#outfit #pesawat #keselamatan