Wisatawan ke Kalteng Tembus 1,06 Juta Perjalanan, Hunian Hotel Makin Bergairah

Anisa Bahril Wahdah • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Wisata di Kalteng. (Ilustrasi Ai)
Wisata di Kalteng. (Ilustrasi Ai)

PALANGKA RAYA- Aktivitas di Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan peningkatan pada Juni 2026. 

Hal ini terlihat dari jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) tujuan Kalteng yang mencapai 1.060.505 perjalanan, naik 13,26 persen dibandingkan Mei 2026.

Dari jumlah tersebut, Kota Palangka Raya menjadi daerah dengan jumlah perjalanan wisnus tujuan Kalteng tertinggi, yakni mencapai 266.872 perjalanan.

Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara asal Kalteng pada Juni 2026 tercatat sebanyak 1.053.599 perjalanan.
Angka tersebut meningkat 16,84 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Peningkatan aktivitas perjalanan tersebut turut diikuti dengan membaiknya tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Kalteng. 

Pada Juni 2026, TPK hotel klasifikasi bintang mencapai 48,05 persen, atau naik 3,38 poin dibandingkan Mei 2026.

Kenaikan juga terjadi pada hotel nonbintang dan akomodasi lainnya.

TPK pada kelompok akomodasi tersebut tercatat sebesar 24,66 persen, meningkat 1,60 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan Juni 2025, TPK hotel klasifikasi bintang pada Juni 2026 mengalami kenaikan 2,11 poin.

Sementara TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya meningkat 1,76 poin.

Meski tingkat hunian hotel bintang meningkat, jumlah tamu yang menginap justru mengalami penurunan secara bulanan. 

Pada Juni 2026, jumlah tamu hotel klasifikasi bintang tercatat sebanyak 47.861 orang, turun 5,02 persen dibandingkan Mei 2026.

Sebaliknya, jumlah tamu yang menginap di hotel nonbintang dan akomodasi lainnya mengalami pertumbuhan.

Pada Juni 2026 tercatat sebanyak 112.689 tamu, meningkat 2,56 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Data tersebut menunjukkan geliat perjalanan wisatawan ke Kalteng terus menguat pada Juni 2026. 

Peningkatan jumlah perjalanan wisnus dan kenaikan tingkat hunian hotel menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata serta berbagai sektor ekonomi yang berkaitan dengan aktivitas wisata di daerah.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
tingkat penghunian kamar sektor pariwisata wisatawan