SAMPIT-Terhentinya penyerapan gabah terhadap para petani di Desa Lampuyang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) oleh perum Bulog sempat menjadi keluhan para petani setempat.
Hal itu disampaikan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotim.
Terkait itu, Kepala Perum Bulog Kotim Muhammad Azwar Fuad membeberkan hal itu memang sempat terhenti selama sepekan, tetapi saat ini penyerapan kembali berjalan.
Menurutnya jeda tersebut terjadi karena anggaran serapan nasional sudah tercapai.
Namun pemerintah pusat kemudian menambah alokasi sehingga Bulog bisa melanjutkan penyerapan.
“Memang sempat ada jeda sekitar seminggu karena anggaran sudah mencapai tiga juga ton beras. Tapi Alhamdulillah Senin kemarin sudah ada keputusan dari pusat, Bulog tetap melanjutkan penyerapan dengan tambahan anggaran,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).
Dengan tambahan anggaran itu, Bulog diminta untuk menyerap gabah hasil panen musim gadu. Ia menegaskan, selama panen masih berlangsung dan harga gabah di bawah HPP, pihaknya siap turun langsung ke lapangan.
Ia juga mengaku sudah berkomunikasi dengan dinas terkait dan badan penyuluhan setempat terkait penyerapan kembali gabah petani.
“Insya Allah kami sudah mulai menyerap lagi, khususnya di Desa Lampuyang yang sedang panen. Kami sudah koordinasi dengan Dinas Pertanian dan badan penyuluhan setempat bahwa kita siap menyerap lagi,” tambahnya.(mif/ram)
Editor : Ayu Oktaviana