SAMPIT – Menjelang Ramadan, tak hanya bajan dapur yang naik, ayam potong di Pasar PPM Sampit juga mulai merangkak naik. Kenaikan ini dirasakan pedagang dalam beberapa hari terakhir, seiring terbatasnya stok di tingkat peternak.
Alan, salah satu penjual ayam di PPM, mengatakan harga ayam saat ini berada di kisaran Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram untuk pembelian eceran.
Sementara untuk pembelian partai, harga berada di angka Rp35 ribu hingga Rp36 ribu per kilogram.
“Sekarang Rp38.000 sampai Rp40.000. Kalau partai Rp35.000, Rp36.000. Sebelumnya masih Rp34.000 sampai Rp35.000,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Alan, kenaikan harga diduga dipengaruhi meningkatnya permintaan dari program MBG yang datang secara mendadak, sementara stok ayam di kandang belum siap panen.
“Ini memang ada kenaikan, mungkin karena pengaruh MBG. Stok terbatas, sementara permintaan datang mendadak. Ayam di kandang belum siap, makanya harga mulai naik,” katanya.
Terkait kesiapan stok menjelang Ramadan, Alan mengakui kondisi saat ini belum sepenuhnya mencukupi. Namun ia optimistis peternak akan menyesuaikan produksi.
“Kalau untuk stok Ramadan beberapa hari lagi, ya belum cukup. Tapi kan umur ayam beda-beda. Mungkin ada tambahan dari kandang. Kami di sini cuma ikut arus saja. Kalau stok ada ya jualan, kalau tidak ada ya libur,” jelasnya.
Ia juga memprediksi harga ayam saat Ramadan masih berpotensi mengalami fluktuasi. Kenaikan bisa saja terjadi, namun tidak menutup kemungkinan harga kembali turun tergantung permintaan.
“Kemungkinan ada kenaikan lagi, tapi bisa juga tidak. Kalau MBG istirahat, otomatis permintaan berkurang, mungkin harga turun. Biasanya sebelum ada MBG, puasa itu naik, lalu turun di pertengahan, nanti menjelang akhir naik lagi,” pungkasnya. (mif)
Editor : Agus Pramono