Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Rekan Korban Tiket Kapal Palsu di Pelabuhan Sampit Mengaku Mengarahkan Pembelian melalui Calo

Agus Pramono • Rabu, 11 Maret 2026 | 14:20 WIB

Salah satu penumpang yang gagal mudik. MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM
Salah satu penumpang yang gagal mudik. MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM

 

SAMPIT – Sedikitnya 10 calon penumpang kapal di Pelabuhan Sampit diduga menjadi korban tiket palsu saat hendak melakukan perjalanan mudik menggunakan kapal milik PT Dharma Lautan Utama, Rabu (11/3/2026).

Kasus ini terungkap saat sejumlah penumpang tidak dapat melakukan proses check-in karena barcode tiket yang mereka bawa tidak terbaca oleh sistem.

Dari jumlah tersebut, tujuh penumpang akhirnya memilih membeli tiket baru melalui loket resmi agar tetap bisa berangkat, sementara tiga lainnya gagal berangkat.

Para korban mengaku mendapat tiket itu dari seorang rekan bernama Guntur yang mengarahkan mereka ke seorang calo.

Saat dikonfirmasi, Guntur yang membantu menghubungkan para calon penumpang dengan penjual tiket mengaku hanya mengarahkan mereka kepada calo yang biasa muncul setiap musim mudik.

Ia pun mengaku tak menjanjikan ketersediaan tiket kapal kepada temannya yang menjadi korban itu. Melalui calo kenalannya, Guntur akhirnya mengarahkan rekannya itu untuk membeli tiket.

“Tadi pagi itu sebenarnya disuruh kumpul dulu sebelum check-in. Ternyata tujuh orang itu langsung check-in,” katanya.

Ia mengaku tidak enak karena beberapa korban merupakan tetangga di tempat tinggalnya. Bahkan uang yang telah dibayarkan sebagian penumpang juga telah dikembalikan oleh pihak calo.

“Semuanya tadi sudah dikembalikan Rp3,5 juta. Tujuh orang itu belum ful bayar. Tiga orang bayarnya ful,” imbuhnya.

Menurutnya, pada periode mudik biasanya terdapat sekitar 10 orang calo yang menawarkan jasa penjualan tiket kapal di sekitar pelabuhan. Usai kejadian, calo tersebut tak dapat lagi dihubungi.

“Saya hubungi dari tadi gak bisa. Biasanya kalau ada kapal dia mangkal di dekat pelabuhan,” imbuhnya. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#mudik #PT Dharma Lautan Utama #kapal #musim mudik #tiket palsu #calo #Pelabuhan Sampit #tiket kapal