Site icon KaltengPos

Mendawai Dibayangi Banjir Lagi

TERGENANG: Air luapan dari Sungai Kahayan mulai meluber ke aspal Jalan Anoi, Jumat (5/11). (FOTO: AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

TERGENANG: Air luapan dari Sungai Kahayan mulai meluber ke aspal Jalan Anoi, Jumat (5/11). (FOTO: AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PALANGKA RAYA– Hujan intensitas lebat masih terjadi di Palangka Raya dan daerah di sekitarnya. Akibatnya, debit air di Sungai Kahayan mulai naik. Desa Penda Barania sudah terkena dampak. Bagaimana bisa dilihat, air sudah meluber menggenangi aspal ruas jalan yang menghubungkan Palangka Raya dan Kabupaten Barsel serta Gunung Mas.

Kini, warga yang ada di permukiman padat seperti Kompleks Mendawai masih dibayangi banjir lagi. Air sudah menggenang di bawah rumah panggung yang ada di sana. Bahkan, ada satu titik di Jalan Anoi yang sudah memakan badan jalan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menyampaikan, anggotanya sudah melakukan pemantauan. Hasilnya, debit air di Jalan Anoi kembali naik sekitar 10 centimeter. Beberapa titik terendah sudah digenangi air.

Untuk sementara pihaknya memberikan imbauan kepada warga sekitar agar bisa mengamankan barang-barang berharga. Selalu waspada tentang adanya kemungkinan debit air kembali naik.

“Kami juga akan mengecek debit air di daerah lain tentunya, semoga debit air ini segera turun, sehingga masyarakat Kota Palangka Raya tidak kembali terdampak banjir seperti pada saat sebelumnya,”katanya, Jumat (5/11). (ahm/ram)

Exit mobile version