PALANGKA RAYA- Ketua DPD Partai Golkar Palangka Raya, Fairid Naparin secara resmi membuka Pendidikan Politik dan Musyawarah Kecamatan (Muscam) Bersama se-Kota Palangka Raya tahun 2021. Kegiatan berlangsung di Hotel Putera Kahayan, Jalan Tamanggung Tilung I, Palangka Raya, Minggu (12/12).
Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan, konsolidasi organisasi dalam tubuh Partai Golkar menganut sistem kepengurusan yang kolektif, kolegial dan terstruktur dari tingkat DPP sampai pimpinan kelurahan. Semua memegang peranan yang vital.
“Jika struktur organisasi tidak terkonsolidasi dengan baik maka akan terjadi miskomunikasi dan miskoordinasi antar struktur partai dari atas hingga bawah hingga mengakibatkan roda organisasi tidak akan dapat berjalan dengan baik,”kata Fairid.
DPD Golkar memfasilitasi pelaksanaan Muscam dengan tujuan, ditetapkannya program umum, menilai pertanggungjawaban pimpinan kecamatan Partai Golkar Palangka Raya lima tahun yang lalu, memilih dan menetapkan Ketua Pimpinan Kecamatan periode 2021-2026, serta menetapkan kepengurusan di tingkat kecamatan periode 2021-2026.
Wali Kota Palangka Raya ini berharap peserta, khususnya lima pimpinan kecamatan dan 30 pimpinan kelurahan dapat mempergunakan forum sebagai bahan evaluasi. Sejauh mana hal positif yang sudah dilakukan dan belum dilakukan. Setelah muscam, agar segera melakukan kerja politik untuk memenuhi target yang telah menjadi prioritas partai.
“Seperti pembaharuan dan pembuatan KTA pengurus Partai Golkar kota, kelurahan, dan kecamatan. Organisasi sayap seperti AMPG, dan KPPG serta Ormas lainnya. Membantu DPD Golkar dalam penyusunan fungsionaris partai melalui penugasan-penugasan yang jumlahnya sebanyak 200% kurang lebih 60 orang. Serta pimpinan kecamatan terpilih agar segera menyusun kembali pimpinan kelurahan yang ada,”terang Fairid.
Sementara itu, Plt Ketua Pimpinan Kecamatan Sabangau, Subandi menyampaikan, pimpinan kecamatan telah diberikan amanah untuk menjalankan tugas diwilayahnya masing-masing selama lima tahun terakhir.
Hal tersebut, telah pihaknya lakukan salahsatunya dengan melaksanakan instruksi Partai Golkar Palangka Raya, dimana hasilnya terbukti saat pemilihan wali kota tahun 2018 lalu peran kecamatan dan kelurahan mengamankan suara di TPS, TPK dan KPU sebagai saksi serta sosialisasi di lapangan.
“Sehingga alhamdulillah pasangan yang diusung oleh Partai Golkar dapat menjadikan Ketua DPD Partai Golkar sebagai Wali Kota Palangka Raya,”tutup Subandi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya ini.(sos/b5/pra/ram)