Bangun Musala, Tiap Jumat Bagikan 500 Nasi Bungkus
KUALA KAPUAS-Setiap selesai melaksanakan salat Jumat, jemaah Masjid Al Furqan di Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas mendapatkan nasi bungkus gratis. Ada 500 bungkus nasi yang dibagikan anggota kepolisian dari Polsek Kapuas Tengah.
Ya, saban Jumat mereka melakukannya. Program Jumat Berkah namanya. Program ini dimulai sejak 2021 lalu. Digagas oleh Kapolsek Kapuas Tengah Iptu Rahmad Tuah SH MM. Tiap salat Jumat berakhir, dengan penuh keikhlasan mereka membagikan nasi bungkus kepada jemaah yang selesai menunaikan ibadah di masjid itu.
Kapolsek yang dikenal ramah dan humanis terhadap masyarakat dan media itu, kini tengah melakukan renovasi dan secara bertahap membangun fasilitas di kompleks mapolsek untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan anggota.
Pembangunan yang sedang berjalan saat ini adalah mendirikan musala di lingkungan mapolsek. Bangunan semipermanen yang berukuran 6 x 8 meter itu akan digunakan oleh anggota dan masyarakat sekitar. “Setelah selesai, anggota dan masyarakat sekitar bisa salat di sini,” kata pria yang mulai menjadi bintara polisi tahun 2000 ini kepada Kalteng Pos.
Rahmat mengungkapkan, musala yang sedang dibangun ini merupakan musala kedua. Sebelumnya ada satu musala yang telah dibangun di Polsek Montallat, Polres Barito Utara saat dirinya menjabat sebagai kapolsek pada 2020 lalu.
Polisi yang memiliki moto hidup “baik menjadi orang penting, lebih penting lagi menjadi orang baik” ini, memang memiliki cita-cita mulia. Yakni membangun musala di setiap tempat tugasnya. Itu baru bisa diwujudkan sejak bertugas di Polsek Montallat.
“Alhamdulillah, di Pujon ini musala kedua. Musala pertama saya bangun bersama anggota di Polsek Montallat, Polres Barito Utara,” ujar pria yang menjadi perwira polisi sejak 2015.
Saat ditanya apa alasannya membangun musala di lingkungan Polsek Kapuas Tengah atau yang lebih dikenal Desa Pujon, Rahmad menjawab untuk meningkatkan keimanan kepada Allah Swt. Harapannya dengan makin kuat keimanan anggota, akan makin baik pula pelayan yang diberikan kepada masyarakat.
Selain itu, Iptu Rahmad juga menyadari masih sedikit fasilitas tempat ibadah yang ada di Desa Pujon. Hanya ada satu masjid dan tiga musala. Jumlah tersebut dinilai sangat kurang untuk menampung umat muslim yang ingin beribadah. Apalagi menjelang bulan Ramadan. Itulah yang menjadi alasan sekaligus memotivasinya untuk mendirikan musala.
Menurut Iptu Rahmad, pembangunan musala ini tak lepas dari dukungan banyak pihak. Karena itu ia mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan dukungan dari Kapolres Kapuas dan Ketua Bhayangkari Cabang Kapuas, seluruh anggota Polsek Kapuas Tengah dan Bhayangkari, PT Asmin Bara Baronang, serta seluruh lapisan masyarakat, sehingga bisa terlaksana pembangunan musala di wilayah Polsek Kapuas Tengah.
Iptu Rahmad Tuah lahir di Buntok, 23 November 1979 silam. Tahun 2010, ia menyelesaikan kuliah hukum dan menyandang gelar sarjana hukum. Di sela-sela tugas sebagai polisi, ia melanjutkan pendidikan S-2 dan meraih gelar Magister Manajemen Sumber Daya Manusia tahun 2017.
Di tahun yang sama, Iptu Rahmad dipercaya mengemban tugas sebagai Kapolsek Karau Kuala, Polres Barito Selatan. Setahun kemudian ia menjabat Kanit 1 Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Kalteng. Belum genap setahun bertugas, pada tahun yang sama ia dilantik menjadi Kapolsek Cempaga Hulu, Polres Kotawaringin Timur.
Tahun 2019 ia kembali ke Polda Kalteng dan menjabat Kanit 2 Harda Bangtah Ditreskrimum. Memasuki tahun 2020 ditugaskan sebagai Kapolsek Montallat, Polres Barito Utara. Kemudian tahun 2021 ia mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Kapuas Tengah, Polres Kapuas hingga sekarang ini. (sma/sos/b30/ce/ramkaltengpos/ko)
Editor : Administrator