Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Transformasi Mengejutkan Evan Dimas: Kini Tak Lagi Jadi Pemain, Tapi...

Administrator • Rabu, 11 Juni 2025 | 19:54 WIB
Evan Dimas menjadi pemain Timnas Indonesia yang menurun di usia emas. (Instagram @evhandimas)
Evan Dimas menjadi pemain Timnas Indonesia yang menurun di usia emas. (Instagram @evhandimas)
KALTENG POS-Evan Dimas, salah satu nama besar dalam sejarah sepak bola Indonesia, kembali menjadi sorotan. Bukan karena aksi gemilang di lapangan hijau, melainkan karena transformasi mengejutkan dari sosok yang dulu dielu-elukan sebagai bintang Timnas Indonesia.

Belakangan, penampilan Evan Dimas terlihat jauh lebih kurus dan ia tak lagi mengenakan seragam klub profesional. Dalam beberapa video di Instagram dan TikTok, mantan kapten Timnas U-19 ini tampil dengan pakaian sederhana, menarik perhatian publik karena perubahan fisiknya yang cukup drastis.

“Jadi kurus bener Evan Dimas,” komentar seorang warganet di akun @rafi.yudhika. Banyak yang mengkhawatirkan kondisi kesehatannya dan bertanya-tanya apakah Evan sedang sakit.

Kontrak Diputus, Evan Dimas Tanpa Klub Sejak Awal 2025

Sejak Januari 2025, Evan Dimas resmi berstatus tanpa klub usai kontraknya diputus oleh Persik Kediri. Laga terakhirnya terjadi pada 28 September 2024 saat melawan PSBS Biak, di mana ia hanya bermain selama 22 menit.

Penurunan performa Evan tidak datang tiba-tiba. Sejak cedera engkel serius akibat tekel keras Doan Van Hau di final SEA Games 2019 melawan Vietnam, karier Evan perlahan menurun. Cedera itu menjadi titik balik yang memengaruhi performa dan konsistensinya di lapangan.

Dari Juara AFF U-19 ke Tantangan Cedera yang Tak Kunjung Pulih

Evan Dimas adalah simbol generasi emas Timnas U-19 yang menjuarai AFF U-19 tahun 2013. Ia bahkan mencetak lima gol di turnamen tersebut dan digadang-gadang sebagai gelandang masa depan Indonesia. Gaya bermainnya yang tenang, penuh visi, dan kreatif membuatnya dijuluki "The Next Big Thing".

Ia pernah tampil di berbagai ajang bergengsi: Piala AFF 2014, SEA Games 2015 dan 2017, serta Asian Games 2018. Namun cedera yang terus membayangi membuat Evan sulit kembali ke performa terbaiknya. Ia pun perlahan mulai menjauh dari sorotan utama dunia sepak bola nasional.

Evan Dimas Beralih Peran: Tetap Setia di Dunia Sepak Bola

Meski tak lagi menjadi pemain aktif, Evan Dimas tidak pernah benar-benar meninggalkan sepak bola. Kini, ia menjalani peran baru sebagai pelatih dan pembina usia dini di Sekolah Sepak Bola (SSB) Saraswati.

Di SSB Saraswati, Evan tampak aktif memberikan motivasi dan melatih teknik dasar kepada anak-anak muda yang bercita-cita menjadi pemain profesional. Tak hanya itu, ia juga mulai terlibat dalam manajemen klub Liga 3 Persiba Balikpapan. Ia terlihat berdiskusi dengan manajemen dan memantau latihan para pemain.

Langkah ini menunjukkan bahwa Evan Dimas tetap berkomitmen membesarkan sepak bola Indonesia, meski tidak lagi merumput sebagai pemain.

Menjadi Pelatih dan Mentor: Karier Baru Evan Dimas Setelah Pensiun

Peran Evan di dunia sepak bola saat ini bukan hanya sebagai pelatih, tapi juga mentor dan inspirasi bagi generasi muda. Ia ingin mewariskan nilai-nilai kerja keras, semangat juang, dan mentalitas tangguh yang pernah membawanya ke puncak.

Evan tak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk karakter. Ia menjadi contoh hidup bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan jalan menuju bentuk baru dari keberhasilan. Kini, ia bukan sekadar mantan pemain Timnas, tapi pembentuk masa depan sepak bola Indonesia.

Warisan Evan Dimas untuk Sepak Bola Indonesia



Meskipun publik banyak berspekulasi soal perubahan fisiknya, satu hal yang pasti: semangat Evan Dimas untuk sepak bola Indonesia tidak pernah padam.

 

Dengan peran barunya di SSB Saraswati dan Persiba Balikpapan, Evan menunjukkan bahwa cinta sejati pada sepak bola tak selalu harus diwujudkan di atas lapangan. Ia memilih untuk tetap hadir — bukan sebagai bintang yang bersinar terang, tetapi sebagai cahaya penuntun bagi generasi penerus.

 

Kini bukan lagi soal jumlah caps atau gol, melainkan tentang warisan yang ditinggalkan — di kaki-kaki kecil anak-anak SSB yang suatu hari nanti bisa menggantikan posisinya di Timnas. ***
Photo
Photo
Editor : Administrator
#Pelatih sepak bola muda Indonesia #Evan Dimas Timnas Indonesia #Karier Evan Dimas setelah pensiun #Cedera Evan Dimas #evan dimas #SSB Saraswati