Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kolaborasi FMIPA UPR dan PT Asmin Bara Bronang: Eksplorasi SDA Berkelanjutan Jadi Fokus SNST 2025

Agus Pramono • Kamis, 9 Oktober 2025 | 12:06 WIB
FMIPA UPR berkolaborasi dengan PT Asmin Bara Bronang menyelenggarakan Seminar SNST 2025.HUMAS
FMIPA UPR berkolaborasi dengan PT Asmin Bara Bronang menyelenggarakan Seminar SNST 2025.HUMAS
FMIPA UPR berkolaborasi dengan PT Asmin Bara Bronang menyelenggarakan Seminar SNST 2025.HUMAS
FMIPA UPR berkolaborasi dengan PT Asmin Bara Bronang menyelenggarakan Seminar SNST 2025.HUMAS

PALANGKA RAYA – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Palangka Raya (UPR) berkolaborasi dengan PT Asmin Bara Bronang dalam menyelenggarakan Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SNST) 2025.

Seminar bertema “Eksplorasi Potensi Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan dan Berdampak Melalui Sains dan Teknologi untuk Indonesia Emas 2045” ini digelar secara hybrid di Gedung PPIIG UPR.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 90 pemakalah dan peserta dari berbagai universitas di Kalimantan Tengah maupun luar daerah. Para peserta terdiri atas akademisi, peneliti muda, mahasiswa, hingga praktisi industri yang memiliki perhatian terhadap isu riset dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, perwakilan Gubernur Kalimantan Tengah, Yuas Elko, S.Sos., M.Si., menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dalam pengelolaan sumber daya alam yang produktif sekaligus berwawasan lingkungan.

“Kalimantan Tengah memiliki potensi besar di sektor energi, mineral, dan keanekaragaman hayati. Melalui sains dan teknologi, potensi ini dapat dikelola dengan bijak untuk kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber ternama, meliputi: Dr. Berry Juliandi, S.Si., M.Si (Dekan FMIPA IPB), Ir. Rendy Muhammad Iqbal, Ph.D (Dosen Kimia UPR), dan Mohammad Adhi Ariyanto (Perwakilan PT Asmin Bara Bronang).

Dalam paparannya, perwakilan PT Asmin Bara Bronang menilai SNST menjadi wadah penting mempertemukan dunia akademik dengan industri.

“Inovasi hasil riset akademik sangat membantu kami menciptakan praktik pertambangan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing sektor energi daerah,” ujar Mohammad Adhi Ariyanto.
Sementara itu, Ketua Panitia SNST 2025, Wahyu Anggar Wanto, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak.

“SNST 2025 bukan sekadar forum ilmiah, tetapi juga wadah pertukaran ide lintas disiplin yang memperkuat komitmen UPR terhadap pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Selain sesi pemaparan utama, seminar ini juga diisi dengan diskusi panel dan presentasi hasil penelitian.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran sains dan teknologi dalam menjaga keseimbangan antara eksploitasi sumber daya, inovasi riset, dan pelestarian lingkungan menuju Indonesia Emas 2045.(ram/b)

Editor : Ayu Oktaviana
#kelestarian lingkungan #pembangunan berkelanjutan #Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam #PT Asmin Bara Bronang #inovasi riset #kalimantan tengah #hasil penelitian #sektor energi #Indonesia Emas 2045 #sains dan teknologi #dunia akademik #upr