Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Cerita Para Penggerak Koperasi Merah Putih yang Menerima Bantuan, Kolaborasi Pemerintah dengan Swasta

Anisa Bahril Wahdah • Sabtu, 27 September 2025 | 11:00 WIB
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menyerahkan bantuan kepada penggerak Koperasi Merah Putih di Kalteng, Kamis (25/9/2025).
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menyerahkan bantuan kepada penggerak Koperasi Merah Putih di Kalteng, Kamis (25/9/2025).

PALANGKA RAYA-Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalteng, Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol, menyoroti rapuhnya keberlangsungan koperasi di daerah.

Dari 80 ribu Koperasi Merah Putih yang terbentuk dan berbadan hukum di seluruh Indonesia, sebanyak 1.542 berada di Kalteng.

Untuk mengatasi kondisi ini, Kejati Kalteng menggandeng perusahaan swasta dan BUMN melalui pola bapak angkat.

Beberapa koperasi bahkan telah memperoleh dukungan modal awal sebesar Rp200 juta dari perusahaan swasta.

Saat ini, terdapat 14 koperasi Merah Putih binaan Kejari se-Kalteng yang sudah berjalan. Sebagian besar berkolaborasi dengan perusahaan sawit di wilayah masing-masing.

Ketua Koperasi Merah Putih Desa Jemaras, Yus Evendi, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan modal usaha yang diterima.

Koperasi yang dipimpinnya akan bergerak di bidang penjualan sembako, menampung dan menjual telur ayam dari peternak lokal, serta memasok pakan ternak untuk peternak di sekitar desa.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Dengan bantuan ini, kami bisa memulai kegiatan koperasi, meskipun awalnya masih dalam skala kecil,” kata Yus Evendi.

Ia menambahkan, koperasi akan mulai beroperasi setelah mengikuti pelatihan agar tidak salah langkah, terutama dalam hal laporan keuangan.

“Kami berharap pihak pembina, yakni Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur, dapat menurunkan auditor untuk membimbing kami,” ujarnya.

Yus menutup dengan harapan agar Koperasi Merah Putih dapat menjadi aset dan bagian dari cita-cita Bapak Presiden Prabowo, serta terus dibina untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Senada, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Pangkut, Sidek, mengapresiasi bantuan perusahaan yang mendukung operasional koperasi, khususnya dalam hal infrastruktur.

Selama ini, kantor koperasi menggunakan bangunan milik pengurus secara pribadi, namun dengan bantuan tersebut, koperasi kini memiliki lahan sendiri dan fokus pada pembangunan gedung.

“Kami akan menjalankan usaha sesuai konsep awal, termasuk sumako, elpiji, dan simpan pinjam. Ada delapan jenis usaha yang siap dilaksanakan melalui program Merah Putih,” jelas Sidek.

Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya agar koperasi siap beroperasi sepenuhnya, dengan program Merah Putih diharapkan dapat menekan biaya distribusi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan efisiensi.

Respon masyarakat terhadap keberadaan koperasi juga sangat antusias. Lurah Pangkut, Utadi, S.AP., bahkan menyampaikan bahwa pihaknya sempat membatasi jumlah anggota untuk memastikan keberlanjutan dan pengelolaan yang lebih baik.

Utadi menegaskan, pembimbingan teknis yang berkelanjutan sangat penting agar koperasi berkembang lebih profesional dan efektif.

"Tentu kami memberikan dukungan terhadap pengembangan koperasi. Pastinya kita menekankan pentingnya koordinasi antara pengurus koperasi, masyarakat, dan pemerintah untuk memastikan program berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi warga," ujarnya. (ovi)

Tandi Soenarto.
Tandi Soenarto.
Editor : Anisa Bahril Wahdah
#koperasi #Koperasi Merah Putih #bantuan modal