Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bupati Barito Utara Targetkan Tiga Jembatan Strategis Rampung Tiga Tahun

Anisa Bahril Wahdah • Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:50 WIB
Bupati Barito Utara Shalahuddin.
Bupati Barito Utara Shalahuddin.

 

MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara, Shalahuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana strategis dan komprehensif untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, dengan fokus utama pada sektor transportasi.

Rencana ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sekaligus menegaskan komitmen kuat Pemkab Barito Utara dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah melalui program pelebaran jalan dan pembangunan jembatan secara besar-besaran dalam waktu dekat.

Program ambisius tersebut akan didukung oleh optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta beragam skema pendanaan dari pemerintah pusat yang berhasil diakses.

Bupati Shalahuddin menjelaskan, Pemkab Barito Utara mendapatkan alokasi dana cukup signifikan, terutama dari Dana Bagi Hasil (DBH) provinsi dan sektor pertambangan.

Ia juga menuturkan adanya alokasi khusus sebesar Rp1,4 triliun dari skema TDF, yang secara hukum wajib digunakan untuk pembangunan infrastruktur fisik.

“Dana TDF itu ada persyaratannya, hanya boleh digunakan untuk kegiatan infrastruktur. Selain itu tidak bisa, jadi nanti khusus untuk infrastruktur,” jelas Shalahuddin.

Penegasan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas, memastikan setiap rupiah dana rakyat digunakan tepat sasaran sesuai aturan dan kebutuhan pembangunan.

Lebih lanjut, Bupati Shalahuddin membeberkan sejumlah proyek pembangunan jembatan yang menjadi prioritas utama dalam rencana pembangunan jangka menengah. Tiga jembatan strategis yang akan segera dikerjakan meliputi Jembatan Tumpung Lawung–Sikan, penyelesaian Jembatan Lemo beserta peningkatan akses jalannya, dan pembangunan Jembatan Penyeberangan Lahei berikut perbaikan jalan pendukungnya.

Ketiga proyek tersebut dinilai sebagai urat nadi transportasi yang selama ini menjadi titik kemacetan serta menghambat arus distribusi barang dan jasa di wilayah Barito Utara.

Selain proyek jembatan, Pemkab Barito Utara juga menyiapkan program pelebaran jalan secara masif di sejumlah ruas utama yang kerap mengalami kepadatan.

Rencananya, pelebaran dilakukan masing-masing 5 meter di sisi kanan dan kiri pada beberapa ruas vital, seperti Jalan Yetrosin Sinseng, Jalan Tumenggung Surapati, Jalan Pramuka, dan Jalan Imam Bonjol.

Langkah ini diambil untuk mengakomodasi peningkatan volume kendaraan sekaligus menciptakan arus lalu lintas yang lebih lancar, tertib, dan tertata.

Terkait harapan dari seluruh program tersebut, Bupati Shalahuddin menggambarkan visi transportasi ideal yang ingin diwujudkan di Barito Utara.

“Harapannya seperti di Palangka Raya, kalau mutar jangan sampai dua kali, cukup sekali saja,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan tekad kuat Pemkab Barito Utara dalam membangun sistem transportasi yang lebih efisien, modern, dan nyaman bagi masyarakat.

Dengan dukungan pendanaan yang telah disiapkan secara matang, pemerintah daerah menargetkan seluruh proyek besarmulai dari pembangunan tiga jembatan hingga pelebaran jalan utama dapat rampung dan diresmikan dalam tiga tahun ke depan.

Target ini menunjukkan keseriusan dan optimisme Pemkab Barito Utara dalam merealisasikan janji pembangunan demi kemajuan wilayah secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, keberhasilan pelaksanaan rencana besar ini diyakini akan menjadi tonggak sejarah pembangunan Barito Utara.

Peningkatan konektivitas melalui jaringan jalan dan jembatan yang lebih baik diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal, mempercepat distribusi logistik, menarik investasi, serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. (ren)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Ayu Oktaviana
#bupati barito utara #Dana Bagi Hasil #distribusi logistik #jembatan penyeberangan #distribusi barang #pembangunan jembatan #barito utara #pertumbuhan ekonomi #pendapatan asli daerah (PAD) #pembangunan infrastruktur #Shalahuddin