PALANGKA RAYA-Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas literasi di Kalimantan Tengah, PT Bank Kalteng menyalurkan bantuan CSR kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah senilai Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk buku bacaan dan rak buku untuk menunjang sarana dan prasarana Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.
Direktur Utama PT Bank Kalteng, Maslipansyah, menyampaikan bahwa keterlibatan Bank dalam program literasi bukan sekadar bentuk filantropi, tetapi bagian dari kontribusi strategis terhadap pembangunan daerah.
“Kami percaya bahwa investasi pada pengetahuan adalah fondasi utama untuk membangun masyarakat yang tangguh dan berdaya saing. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meningkatkan minat baca, memperluas akses informasi, dan mendukung layanan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat,” ujarnya.
Dukungan ini sejalan dengan komitmen PT Bank Kalteng terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4: Pendidikan Berkualitas, serta tujuan PT Bank Kalteng untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.
Secara simbolis bantuan diberikan oleh Rahmawati, Sekretaris Perusahaan PT Bank Kalteng kepada Arthur Mukkun, Sekretaris Dinas, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah.
“Ketersediaan buku yang berkualitas merupakan tantangan utama kami. Dukungan dari PT Bank Kalteng akan sangat membantu dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan zaman,” jelas Arthur.
Adapun berdasarkan kajian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), Perpustakaan Daerah Kalimantan Tengah masih menghadapi kendala berupa rendahnya tingkat kunjungan dan kekurangan koleksi buku hingga lebih dari 80%.
Bantuan CSR ini diharapkan dapat menjadi stimulus awal untuk mendorong peningkatan minat baca dan akses literasi masyarakat secara luas.
Melalui inisiatif ini, PT Bank Kalteng kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. (hms/kom/abw)