SUKAMARA – PT Sukses Karya Mandiri (SKM) menggelar rangkaian kegiatan peningkatan kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan, lahan, dan kebun (Karhutla). Kegiatan itu meliputi sosialisasi, apel siaga, serta simulasi penanganan darurat yang melibatkan masyarakat tiga desa binaan, yaitu Desa Kenawan, Desa Laman Baru, dan Desa Ajang, Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.
General Manager PT Sukses Karya Mandiri Japatar Banjarnahor, menjelaskan, pelatihan tersebut diikuti Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) dari tiga desa setempat bersama unsur Muspika, TNI, dan Polri. Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman masyarakat mengenai bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar serta memperkuat kemampuan warga dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.
“Melalui pelatihan ini kami berharap masyarakat memiliki kesiapan dan kemampuan untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan dini Karhutla. Sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci menjaga wilayah tetap aman dan lestari,” ungkap Japatar.
Peserta juga mendapatkan pelatihan teknis pemadaman kebakaran, turut hadir dalam kegiatan Muspika Kecamatan Permata Kecubung, Polsek Permata Kecubung, dan kepala desa. Adapun Materi pelatihan mencakup penggunaan peralatan pemadaman, strategi penanggulangan dini, serta tata cara pelaporan jika ditemukan indikasi kebakaran di lapangan.
Komandan Koramil 1014-07/ Balai Riam Kapten Inf Abdul Karim Pelu yang turut hadir dalam acara turut mengapresiasi kegiatan yang digelar SKM. Ia menilai aksi pencegahan jauh lebih efektif dalam menjaga area bebas dari Karhutla.
“Pencegahan sejak dini melalui sosialisasi dan training pencegahan karhutla ke masyarakat jauh lebih efektif dibandingkan dengan upaya pemadaman saat api sudah meluas, apabila terdapat sumber api segera melapor dan sigap dalam penanggulangan Karhutla,” ungkapnya.
Saat itu, SKM juga memberikan bantuan sarana dan prasarana alat pemadam kepada tiga KTPA desa sekitar. Diberikan pula reward Desa Bebas Kebakaran berupa uang tunai senilai Rp50 juta kepada Desa Kenawan dan Desa Laman Baru. Reward diberikan karena kedua desa tersebut berhasil menjaga areanya bebas dari Karhutla selama setahun terakhir.
“Kami harap setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat berperan aktif dalam pencegahan Karhutla dan menjaga wilayahnya bebas kebakaran,” tambah Estate Manager SKM Syahrial Purba.
Melalui kegiatan kali itu, PT SKM menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan membangun desa tanggap Karhutla. Bekal pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh bisa menjadikan masyarakat garda terdepan dalam pencegahan maupun penanggulangan kebakaran hutan, lahan, dan kebun. (kom/lan/ktk/aza)
Editor : Febby Zubaidah