PALANGKA RAYA-Realisasi pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di Kalimantan Tengah masih jauh dari target. Hingga Senin (20/4/2026), dari lebih dari 400 gerai yang direncanakan, baru 8 yang rampung dibangun.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Rahmawati, mengakui capaian tersebut masih tertinggal dan menjadi kendala utama dalam percepatan operasional koperasi di lapangan.
“Dari target 400 lebih gerai, yang baru selesai itu 8. Jadi memang cukup tertinggal,” ujarnya.
Menurut dia, pembangunan gerai sepenuhnya dikerjakan oleh pihak ketiga, yakni PT Agrinas. Pemprov Kalteng sendiri terus melakukan evaluasi rutin untuk mendorong percepatan progres di lapangan.
“Kami setiap minggu melakukan evaluasi dan meminta agar progres ini dipercepat,” katanya.
Ia menyebut, lambannya pembangunan salah satunya disebabkan kendala tenaga kerja.
Namun, ia menilai persoalan tersebut lebih kepada lemahnya koordinasi di lapangan, mengingat ketersediaan tenaga tukang di desa sebenarnya cukup ada.
Baca Juga: Tak Ada Jalur 'Ordal' dalam Rekrutmen 35 Ribu Pegawai Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih
Target operasional koperasi yang direncanakan mulai April pun dinilai berpotensi terganggu, karena pembangunan fisik gerai belum siap.
“Kalau operasional April, sementara gerainya baru 8 yang selesai, tentu ini jadi kendala,” tegasnya.
Meski demikian, dari sisi operasional terbatas, saat ini sudah ada 56 gerai yang berjalan. Gerai tersebut menjual berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, benih, hingga barang kebutuhan lainnya.
“Sebenarnya datanya ada lebih dari 100, tapi sebagian masih menunggu karena syarat dari mitra harus memiliki gerai sendiri,” jelasnya.
Kondisi ini membuat sebagian koperasi belum bisa mengakses dukungan mitra, sehingga memperlambat pengembangan usaha di tingkat desa.
Ia menegaskan, persoalan utama saat ini bukan pada pembentukan kelembagaan, melainkan pada pembangunan fisik gerai yang belum maksimal.
“Yang jadi persoalan sekarang itu pembangunan gerainya yang lambat, bukan kelembagaannya,” pungkasnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana