Update Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kalteng April 2026: Target 400 Gerai, Selesai 8 Unit
rifqi • Dipublikasikan Senin, 20 April 2026 | 18:40 WIB
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Rahmawati
PALANGKA RAYA-Realisasi pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di Kalimantan Tengah masih jauh dari target. Hingga Senin (20/4/2026), dari lebih dari 400 gerai yang direncanakan, baru 8 yang rampung dibangun.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Rahmawati, mengakui capaian tersebut masih tertinggal dan menjadi kendala utama dalam percepatan operasional koperasi di lapangan.
“Dari target 400 lebih gerai, yang baru selesai itu 8. Jadi memang cukup tertinggal,” ujarnya.
Menurut dia, pembangunan gerai sepenuhnya dikerjakan oleh pihak ketiga, yakni PT Agrinas. Pemprov Kalteng sendiri terus melakukan evaluasi rutin untuk mendorong percepatan progres di lapangan.
“Kami setiap minggu melakukan evaluasi dan meminta agar progres ini dipercepat,” katanya.
Ia menyebut, lambannya pembangunan salah satunya disebabkan kendala tenaga kerja.
Namun, ia menilai persoalan tersebut lebih kepada lemahnya koordinasi di lapangan, mengingat ketersediaan tenaga tukang di desa sebenarnya cukup ada.
Target operasional koperasi yang direncanakan mulai April pun dinilai berpotensi terganggu, karena pembangunan fisik gerai belum siap.
“Kalau operasional April, sementara gerainya baru 8 yang selesai, tentu ini jadi kendala,” tegasnya.
Meski demikian, dari sisi operasional terbatas, saat ini sudah ada 56 gerai yang berjalan. Gerai tersebut menjual berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, benih, hingga barang kebutuhan lainnya.
“Sebenarnya datanya ada lebih dari 100, tapi sebagian masih menunggu karena syarat dari mitra harus memiliki gerai sendiri,” jelasnya.
Kondisi ini membuat sebagian koperasi belum bisa mengakses dukungan mitra, sehingga memperlambat pengembangan usaha di tingkat desa.