Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pemprov Kalteng Mendorong Koperasi Sektor Riil Jadi Pilar Kemandirian Ekonomi

Wudi • Jumat, 5 Juni 2026 | 15:30 WIB
Kepala Diskop dan UKM Kalteng Rahmawati saat menyampaikan sambutan pada RAT Nasional INKUR Tahun Buku 2025. Humas
Kepala Diskop dan UKM Kalteng Rahmawati saat menyampaikan sambutan pada RAT Nasional INKUR Tahun Buku 2025. Humas

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng terus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Rahmawati, saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Nasional Induk Koperasi Usaha Rakyat (INKUR) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aquarius Boutique Hotel Palangka Raya, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Kolaborasi Konglomerasi Koperasi Sektor Riil” yang membahas penguatan peran koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor produktif.

Koperasi Persekutuan Dayak (KPD) yang merupakan anggota koperasi sekunder nasional INKUR dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan RAT Nasional INKUR Tahun Buku 2025 di Kalteng.

Mewakili Gubernur Kalteng, Rahmawati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya RAT Nasional INKUR di Bumi Tambun Bungai. Menurutnya, RAT merupakan forum strategis sebagai sarana evaluasi kinerja organisasi dan wadah memperkuat tata kelola koperasi dan merumuskan arah pengembangan usaha berkelanjutan.

“Pemprov Kalteng mendukungan penuh penguatan koperasi sektor riil sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya. 

Harapannya koperasi mampu meningkatkan daya saing, memperluas jaringan usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat. 

Pihaknya mengapresiasi INKUR yang secara konsisten melaksanakan RAT sebagai bentuk akuntabilitas, transparansi, dan implementasi prinsip demokrasi koperasi.

Rahmawati memaparkan bahwa saat ini Kalteng memiliki 5.497 unit koperasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.337 unit atau 97,09 persen bergerak di sektor riil, sedangkan 160 unit atau 2,91 persen bergerak di sektor jasa keuangan.

Koperasi sektor riil tersebut terdiri atas 1.649 koperasi produsen, 82 koperasi pemasaran, 1.678 koperasi konsumen, 386 koperasi jasa, serta 1.542 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terus didorong penguatan kelembagaan dan pengembangan usahanya.

Menurutnya, dominasi koperasi sektor riil tersebut menunjukkan besarnya potensi Kalimantan Tengah dalam mengembangkan berbagai sektor usaha produktif, mulai dari pertanian, perkebunan, perdagangan, jasa, hingga industri pengolahan yang berbasis pada kekuatan ekonomi anggota.

“Ke depan, koperasi sektor riil harus mampu membangun jari ngan usaha yang lebih luas, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta memanfaatkan teknologi dan inovasi agar mampu bersaing dan menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh,” jelasnya.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#INKUR #koperasi #ekonomi kerakyatan