PALANGKA RAYA-Alba, nama orangutan albino ini menarik perhatian lagi publik. Kisahnya kembali viral pada September 2025 ini. Alba diselematkan BKSDA Kalteng dan BOS Nyaru Menteng 29 April 2017.
Orangutan berusia 6 tahun itupun kini kembali ke habitatnya, yaitu hutan. Alba, dari bahasa Latin yang berarti putih.
Ketika ditemukan warga di Desa Tanggirang, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Alba berusia sekitar 5 tahun.
Berat badannya cuma 8,3 kilogram saat ditemukan. Mengalami gangguan pengelihatan. Kelaparan. Beberapa hari pertama di karantina, Alba hanya mau makan tebu.
Berkat perawatan intensif dari tim medis, orangutan betina sudah banyak mengkonsumsi lebih banyak variasi makanan. Seperti buah-buahan dan susu.
Kondisinya berangsur membaik dan beratnya bertambah. Kondisi fisik meningkat signifikan. “Kurang lebih 18 bulan dikarantina, beratnya kini sudah 27,9 kilogram,”kata CEO Yayasan BOS Jamartin Sihite saat itu.
Alba ditempatkan di Kompleks Sosialisasi 7 bersama tiga orangutan betina lainnya, Kika, Radmala, dan Unyu. Alba bergaul baik dengan Kika dan mereka bersahabat.
Alba juga tidak menyukai kehadiran manusia dan memanjat dinding kompleks untuk menghindari kontak atau interaksi.
Meski warna rambutnya berbeda dari orangutan lain, hal ini tidak mencegah Alba bersosialisasi baik dengan orangutan lain.
Ia sangat lincah dan cukup mampu membela diri saat diperlukan. Pertanda bagus untuk hidup di alam liar.
Alba pun dilepasliarkan Desember 2018. Bersama temannya di Kompleks Sosialisasi 7, Kika. Kika berusia 7 tahun. Berat badan 22,6 kilogram.
Disita dari seorang warga yang memeliharanya di Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Februari 2017. Mereka berdua siap menjelajahi rimba Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR).(ram)
Editor : Ayu Oktaviana