Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bangga! Siswa SMAN 2 Palangka Raya Raih Emas di Ajang Sains Internasional Berkat Inovasi “Hoya-Herbal Hair Tonic”

Anisa Bahril Wahdah • Rabu, 19 November 2025 | 20:19 WIB

Siswa SMAN 2 Palangka Raya meraih medali emas dalam ajang bergengsi International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 yang digelar di Bali, Indonesia pada 12-15 November 2025.
Siswa SMAN 2 Palangka Raya meraih medali emas dalam ajang bergengsi International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 yang digelar di Bali, Indonesia pada 12-15 November 2025.

PALANGKA RAYA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Kalimantan Tengah. Lima siswa SMAN 2 Palangka Raya sukses meraih medali emas dalam ajang bergengsi International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 yang digelar di Bali, Indonesia pada 12-15 November 2025.

Tim yang beranggotakan Sintong Albert Nicodeus Doloksaribu (ketua), Raeni Dwijayanti, Brigita Cahyani Cesaria, Kezia Surya Atalia, dan Nazliafiva Zulfadya ini bersaing di bidang Life Sciences, membawa penelitian berjudul “Hoya-Herbal Hair Tonic: Extract of Hoya Leaf (Hoya Parasitica) for Hair Loss Treatment.”

Dengan penuh percaya diri, mereka mempresentasikan inovasi tonik rambut alami berbahan daun Hoya, tanaman yang selama ini kurang dikenal memiliki khasiat bagi kesehatan rambut.

Melalui riset mendalam, mereka menemukan bahwa ekstrak daun Hoya memiliki potensi besar dalam mengatasi kerontokan.

Terobosan inilah yang akhirnya mengantarkan mereka berhasil menyabet medali emas pada ajang yang diikuti oleh perwakilan 24 negara itu.

Photo
Photo

Hoya termasuk sebagai tanaman langka yang patut dilestarikan dan dibudidayakan. Tanaman khas daerah tropis ini masih termasuk dalam keluarga Apocynaeceae.

Tanaman ini banyak tumbuh di negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia termasuk di Kalimantan Tengah, Filipina, Malaysia, dan Vietnam. Dalam jenis lebih kecil juga ditemui di Australia serta India bagian selatan.

Keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja keras para siswa, tetapi juga dukungan dari para guru di SMAN 2 Palangka Raya.

Guru pendamping Helita menjadi sosok yang selalu menemani proses riset sejak awal.

“Bersyukur SMAN 2 Palangka Raya kembali berhasil meraih medali emas pada ajang Internasional ini," katanya.

 

Ajang ISIF 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association (IYSA) ini menjadi wadah bagi para pelajar muda dunia untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam bidang sains.

Di tengah persaingan ketat, tim SMAN 2 Palangka Raya berhasil membuat juri terkesan lewat riset yang tidak hanya unik, tetapi juga memiliki potensi penerapan di dunia nyata. (abw)

Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Anisa Bahril Wahdah
#penelitian #Ajang Internasional #prestasi #ISIF