Panen 20 Ton Jagung di Gunung Mas, Kapolres Turun Langsung ke Lahan Petani

Agus Pramono • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Kapolres Gunung Mas memimpin panen jagung.(Humas)
Kapolres Gunung Mas memimpin panen jagung.(Humas)

 

KUALA KURUN – Sebanyak 20 ton jagung berhasil dipanen dari lahan seluas 5 hektare di Desa Tanjung Riu, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (19/8/2026). 

Panen jagung hibrida tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Kuartal III yang melibatkan Polri dan kelompok tani setempat.

Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi turun langsung ke tengah petani untuk mengikuti proses panen di lahan binaan Polri Polsek Kurun yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Sari Bumi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut menjadi bagian dari dukungan Polres Gunung Mas terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan, khususnya melalui pengembangan komoditas jagung.

Panen dilakukan bersama Kapolsek Kurun Ipda Dhafi Kurnia Yudistira, Kepala Dinas Pertanian Gunung Mas Aryantoni, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kementerian Pertanian, personel Polsek Kurun, serta anggota Poktan Sari Bumi.

Dari lahan seluas 5 hektare tersebut, hasil panen mencapai sekitar 20 ton jagung dalam bentuk tongkol. Lahan tersebut merupakan bagian dari lahan binaan Polri yang dikembangkan bersama kelompok tani di wilayah hukum Polsek Kurun.

Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya memperkuat kerja sama dengan masyarakat.

“Kami terus mendorong kerja sama yang baik dengan kelompok tani dan unsur pertanian. Panen ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan, sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan potensi pertanian yang ada di wilayah Kabupaten Gunung Mas,” ujar Arum.

Menurutnya, keterlibatan langsung personel kepolisian di tengah aktivitas pertanian juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dengan masyarakat, khususnya para petani.

Pendampingan dilakukan personel Polsek Kurun bersama kelompok tani, mulai dari pelaksanaan program hingga kegiatan panen. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung produktivitas pertanian di Gunung Mas.

Kepala Dinas Pertanian Gunung Mas Aryantoni bersama PPL Kementerian Pertanian turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran unsur pertanian memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung budidaya dan pengembangan komoditas jagung.

Panen 20 ton jagung dari lahan 5 hektare ini menjadi bagian dari pelaksanaan program ketahanan pangan Kuartal III di wilayah hukum Polsek Kurun.

Polres Gunung Mas berharap sinergi antara kepolisian, kelompok tani, dan instansi pertanian dapat terus diperkuat sehingga program ketahanan pangan tidak hanya berjalan secara berkelanjutan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi produktivitas dan kesejahteraan petani di daerah.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi polres gunung mas ketahanan pangan kesejahteraan petani panen jagung