PANGKALAN BUN – Aksi perampokan dengan modus pecah kaca mobil menggegerkan warga Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (11/8/2025) pagi.
Uang tunai sekitar Rp1 miliar dilaporkan hilang dari sebuah mobil Pajero Sport putih yang diparkir di depan Hotel Alibaba, Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan.
Dikutip dari Radar Sampit (grup Jawa Pos), peristiwa terjadi sekitar pukul 10.45 WIB, saat pemilik mobil yang disebut berasal dari Kabupaten Lamandau meninggalkan kendaraannya untuk makan di seberang jalan. Ketika kembali, kaca mobil bagian kiri sudah pecah dan uang yang disimpan di dalamnya raib.
Seorang warga, Widianto, mengatakan dirinya berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia menyebutkan bahwa kaca mobil bagian kiri mobil tersebut pecah dan uang tunai senilai Rp1 miliar raib.
“Saat itu saya ada keperluan dekat situ. Begitu sampai, sudah ramai. Kaca mobil di bagian kiri pecah, dan saya dengar uangnya sekitar Rp1 miliar yang hilang,” ujarnya.
Rekaman kamera CCTV dari sebuah tempat usaha di seberang jalan memperlihatkan dua pelaku datang menggunakan sepeda motor. Satu orang menunggu di atas motor, sementara seorang lainnya berjalan ke arah mobil korban.
Tidak lama, pelaku tampak tergopoh-gopoh berlari dari sisi kiri mobil sambil membawa bungkusan berwarna kuning yang diduga berisi uang, lalu keduanya melarikan diri ke arah lalu lintas yang padat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan korban baru saja mengambil uang dari Kantor Cabang Bank BRI Pangkalan Bun. Sebelum melanjutkan perjalanan, korban singgah makan di warung ikan bakar Semangat 47. Mobilnya diparkir di seberang rumah makan tersebut, tepat di depan Hotel Alibaba.
“Korban saya dengar infonya baru saja ngambil uang di Bank BRI, kemudian singgah makan di rumah makan Semangat 47,” ujar warga lainnya, Ramli.
Sementara itu, Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) AKBP Theodorus Priyo Santosa membenarkan kejadian ini. Ia menyebut Satuan Reserse Kriminal Polres Kotawaringin Barat sudah bergerak melakukan penyelidikan.
“Sedang ditindaklanjuti Reskrim,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa rekaman CCTV untuk memburu para pelaku. (mif/ram)