Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Astagfirullah! Proyek Jalan Tanpa Pengamanan, Ibu dan Anak di Tamban Catur Jadi Korban Maut Alat Berat

Agus Pramono • Jumat, 14 November 2025 | 13:59 WIB
Kondisi lokasi kejadian.SCREENSHOOT
Kondisi lokasi kejadian.SCREENSHOOT

KUALA KAPUAS-Nahas dialami ibu dan anak perempuannya yang berusia 7 tahun di Desa Warnasari, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas.

Keduanya terlindas alat berat yang sedang memperbaiki jalan di desa setempat. Kejadian itu terjadi pada Kamis sore (13/11/2025).

Dalam video yang beredar, tampak teriakan histeris warga melihat kondisi keduanya yang berada tepat di bawah ban alat berat itu.

Tak hanya itu, amarah warga juga tak bisa tertahan menyalahkan pihak kontraktor yang tidak mengutamakan keselamatan pengguna jalan ketika melakukan perbaikan jalan.

Lokasi proyek terlihat di video yang beredat tanpa rambu-rambu pengaman maupun pengatur arus lalu lintas.

Informasi yang dihimpun, ibu dan anaknya melintas menggunakan sepeda motor. Ada yang bilang, roda sepeda motor yang ditumpangi terpeleset dan korban terjatuh di bawah kolong alat berat yang sedang berjalan.

Operator alat berat itu pun langsung kaget ketika alat beratnya tidak bisa melaju karena nyangkut bodi dan badan korban.

Seketika, operator alat berat itu menangis histeris dan meminta pertolongan warga. Sempet terlihat, operator alat berat menjadi amukan warga yang geram dengan peristiwa itu.

Warga berusaha mengangkat kedua tubuh korban. Namun, operator tak bisa menjalankan alat beratnya baik maju atau mundur. Akhirnya, alat berat berupa bulldozer itu didorong dengan alat keruk.

Setelah bisa dievakuasi, kedua tubuh korban dibawa ke puskesmas terdekat. Namun, nyawanya sudah tidak bisa ditolong.

Dikutip dari suaraborneo.com, Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Unit Satlantas Polres Kapuas sudah melakukan penyelidikan.

Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian akan bertindak profesional dan terbuka dalam penanganan kasus ini. Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa bukti-bukti serta keterangan saksi di lapangan untuk memastikan apakah terdapat unsur kelalaian dalam pelaksanaan proyek.

“Kalau ada kelalaian dalam pelaksanaan pekerjaan, kami terbuka dalam penanganan ini,” tegasnya.(ram)

Photo
Photo
Editor : Ayu Oktaviana
#polres kapuas #Kabupaten Kapuas #Operator Alat Berat #Bulldozer #kontraktor #perbaikan jalan #alat berat