Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kapolres Kotim Pastikan Investigas Dugaan Pencurian dan Penembakan oleh Aparat di Desa Kenyala

Agus Pramono • Rabu, 24 Desember 2025 | 18:31 WIB

 

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain
SAMPIT-Peristiwa penembakan di Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyita perhatian publik.

Pasalnya, kejadian itu membuat empat warga desa setempat mengalami luka tembak. Salah satunya bahkan harus dilarikan ke rumah sakit akibat tertembak di bagian bawah ketiak. 

Terkait peristiwa itu, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain memastikan penanganan laporan pencurian dan investigasi terkait tindakan kepolisian dalam peristiwa di area perkebunan kelapa sawit PT KKP III, Desa Kenyala, terus berjalan.

Ia menegaskan, proses hukum dilakukan secara paralel dan profesional untuk mengungkap fakta kejadian secara menyeluruh.

Resky Maulana Zulkarnain menyampaikan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di area perkebunan kelapa sawit PT KKP III.

Selain itu, kepolisian juga telah memeriksa sedikitnya enam orang saksi serta mengamankan sejumlah alat bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Proses penanganan laporan pencurian dan investigasi terkait prosedural penggunaan tindakan kepolisian oleh personel pengamanan berjalan secara paralel oleh tim. Kami sudah melakukan olah TKP dan memeriksa setidaknya enam saksi serta mengamankan beberapa alat bukti lainnya,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).

Ia menambahkan, hingga saat ini proses penyelidikan dan penyidikan masih terus berlangsung.

Kepolisian juga akan meminta keterangan tambahan dari masyarakat yang terlibat setelah yang bersangkutan menjalani pengobatan.

“Proses lidik dan sidik masih berjalan. Pasca pengobatan, masyarakat yang terlibat akan kami mintakan keterangan,” katanya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa tersebut bermula ketika petugas pengamanan gabungan PT KKP III menerima informasi adanya aktivitas masyarakat yang diduga melakukan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB pada Senin (22/12/2025). 

Saat itu, tim gabungan pengamanan berupaya melakukan penindakan secara persuasif agar aktivitas pencurian dihentikan dan pihak yang terlibat bersedia dimintai pertanggungjawaban.

Namun, dalam pelaksanaannya, petugas mendapat perlawanan aktif yang dinilai membahayakan keselamatan.

“Tim gabungan mendapatkan perlawanan aktif sehingga memaksa petugas untuk melakukan tindakan tegas karena membahayakan jiwa dan keselamatan,” jelasnya.

Kapolres Kotim juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Ia meminta masyarakat tidak mudah terhasut oleh isu maupun pemberitaan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Kotim dan tidak terhasut oleh isu-isu maupun pemberitaan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kami akan melaksanakan proses secara proporsional dan profesional guna kepastian hukum serta memenuhi rasa keadilan,” pungkasnya. (mif)

Editor : Agus Pramono
#aparat #Penyelidikan Anggaran #kotim #Desa Kenyala #penembakan #Pencurian Sawit