Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

4 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Sampit, Satu Rumah Terdampak

Miftahul Ilma • Rabu, 24 Juni 2026 | 08:03 WIB
Kebakaran lahan di Sampit.(BPBD)
Kebakaran lahan di Sampit.(BPBD)

SAMPIT – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai marak. Terbaru, sekitar empat hektare lahan semak belukar di Jalan Amin Klaru, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, terbakar pada Selasa (23/6/2026) siang. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam mengatakan, kebakaran tersebut dilaporkan sekitar pukul 12.12 WIB.

Lokasi kebakaran yang berada cukup jauh dari jalan utama sempat menjadi kendala petugas. Kondisi tersebut membuat kendaraan pemadam berukuran besar tidak dapat masuk ke area terbakar.

“Lokasi berada jauh dari pinggir jalan raya dan sulit diakses oleh truck tangki sehingga pemadaman dilakukan menggunakan unit roda tiga,” ujarnya, Rabu (24/6/2026). 

Dalam penanganan tersebut, BPBD Kotim menerjunkan 14 personel. Tim juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, kelurahan, Babinsa, relawan, Manggala Agni, hingga Dompet Peduli.

Upaya pemadaman berlangsung sekitar empat jam lebih. Dari total luasan lahan yang terbakar, petugas berhasil memadamkan sekitar tiga hektare atau 75 persen. Selain itu, sebuah rumah ikut terdampak dalam kejadian tersebut. 

“Personel hanya mampu memadamkan kebakaran bersama tim gabungan lainnya sekitar 75 persen dikarenakan hari sudah sore dan tidak tersedianya peralatan penerangan yang memadai di lokasi kejadian,” ujarnya.

Ia menyebut, kondisi lahan yang didominasi semak belukar dengan jenis tanah gambut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Selain menggunakan peralatan pemadam, tim juga memanfaatkan alat alternatif berupa dahan dan ranting untuk membantu proses pemadaman.

Sementara itu, kerugian bangunan akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. BPBD masih melakukan pemantauan terhadap sisa area yang belum sepenuhnya padam untuk mencegah api kembali meluas. (*)

Editor : Agus Pramono
#kebakaran lahan sampit #karhutla kalteng #karhutla #bpbd