Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kompolnas Sebut Para Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan Masih Ada Ikatan Keluarga, Sering Bikin Onar di Kampung

Agus Pramono • Selasa, 7 Juli 2026 | 13:15 WIB
Perwakilan Tim Kompolnas, M Choirul Anam saat jumpa pers di Mapolda Kalteng.(Agus Pramono/kaltengpos.jawapos.com)
Perwakilan Tim Kompolnas, M Choirul Anam saat jumpa pers di Mapolda Kalteng.(Agus Pramono/kaltengpos.jawapos.com)

PALANGKA RAYA –Perwakilan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), M. Choirul Anam, didampingi Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengungkapkan perkembangan terbaru kasus penyerangan yang menewaskan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.

Terungkap, bahwa para pelaku yang telah diamankan memiliki hubungan kekeluargaan, termasuk dengan para pelaku yang kini masih menjadi buronan.

"Hasil rekonstruksi awal menunjukkan para pelaku yang memiliki hubungan keluarga dan diduga tergabung dalam jaringan narkoba," kata Anam di Mapolda Kalteng, Selasa (7/7/2026).

Dalam kasus ini, penyidik telah mengamankan tiga terduga pelaku, yakni Isnan Melani Pebriansyah alias Robi, Saldy alias Ateng, dan seorang lainnya berinisial N.

"Ada yang saudara kandung dan ada kerabat dekat. Bukan warga atau tetangga dari yang bersangkutan," ujarnya.

Keluarga Pelaku Memiliki Rekam Jejak Bermasalah

Berdasarkan hasil pendalaman dan wawancara dengan masyarakat sekitar, Kompolnas menyebut keluarga para pelaku selama ini dikenal kerap membuat keresahan di lingkungan desa. Ada juga yang residivis.

Anam mengatakan, kelompok tersebut memiliki rekam jejak sosial yang kurang baik dan sering memicu keributan di tengah masyarakat.

"Dalam konteks sosial, hasil wawancara masyarakat menunjukkan mereka sering membuat onar. Dengan latar belakang seperti itu, kemudian terjadi eskalasi kekerasan yang merendahkan harkat dan martabat kepolisian," ungkapnya.

Menurut Anam, anggota Satresnarkoba Polres Katingan datang ke lokasi untuk melakukan penangkapan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kepolisian. Namun, saat proses berlangsung, petugas justru mendapat serangan dari para pelaku.

 

 

Situasi semakin memanas ketika petugas diteriaki sebagai "perampok", sehingga memancing anggota keluarga lainnya keluar dari rumah dan mendatangi lokasi kejadian.

"Anggota diteriaki perampok sehingga keluarga lain datang. Warga sekitar juga keluar, namun hanya melihat kejadian tersebut," jelasnya.

Komentar Bupati dan Kapolres Katingan

Insiden penyerangan tersebut mengakibatkan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur saat menjalankan tugas, yaitu:

Ketiganya telah dimakamkan secara kedinasan. Sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa, pengabdian, dan pengorbanan mereka, Polri menyerahkan Bendera Merah Putih kepada keluarga masing-masing dalam prosesi upacara pemakaman.

Bupati Katingan Saiful menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah untuk bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkotika di wilayahnya. Saiful juga memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Katingan, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, agar tidak terlibat dalam jaringan barang haram tersebut.

“Kami pastikan akan mengambil tindakan tegas sesuai regulasi yang berlaku jika ada ASN yang terlibat, baik sebagai pengguna maupun pengedar. ASN harus menjadi contoh dan berada di garda terdepan dalam memerangi narkoba,” kata Saiful.

 

 

Sementara itu, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono SH SIK MH menegaskan, jajarannya tetap solid dan berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah berhasil mengamankan tiga orang yang diduga kuat terlibat dalam insiden berdarah di Desa Kalemei.

“Saat ini tiga orang terduga pelaku berinisial S, N, dan R sudah berhasil kami amankan. Terkait detail perkembangan penanganan kasus, mohon maaf belum bisa kami buka seluruhnya ke publik demi menjaga kelancaran proses penyelidikan dan pengejaran di lapangan,” pungkas Dodik.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#kompolnas #narkoba #Satresnarkoba Polres Katingan #Irjen Pol Iwan Kurniawan