SITI Mujayanah, ibu tiri penyanyi cilik Farel Prayoga, akhirnya angkat bicara ke publik untuk memberikan klarifikasi atas pernyataan Farel yang viral dalam podcast Denny Sumargo.
Melalui kanal YouTube Ka Ani Official, Siti meluruskan berbagai tudingan yang menyebut dirinya dan keluarga telah menghabiskan uang hasil kerja keras Farel di dunia hiburan.
Dalam video tersebut, Siti Mujayanah dengan tegas membantah bahwa uang Farel mencapai miliaran rupiah telah habis digunakan keluarganya.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar uang tersebut telah dialokasikan untuk pembelian aset berupa tanah, rumah, serta kendaraan, yang seluruhnya atas nama Farel.
“Saya nanti akan print rekening biar jelas berapa uang yang masuk dan keluar. Aset-aset Farel juga masih ada. Ini ada BPKB motor Scoopy, motornya Farel ada dua. Ini juga ada sertifikat-sertifikat aset milik Farel. Bahkan yang lainnya masih di notaris, tinggal proses balik nama ke Farel,” terang Siti.
Ia menekankan bahwa semua aset tersebut masih ada hingga kini dan tidak pernah berniat mengklaim apalagi mengambil yang bukan haknya.
“Saya tidak pernah berniat mengambil aset milik Farel. Itu semua miliknya, dan saya hanya membantu mengurus,” tambahnya.
Terkait penjualan mobil Innova, Siti mengaku tidak tahu-menahu.
“Yang jual itu Om Rais sama Farel sendiri. Saya tidak ikut campur dan tidak tahu sama sekali soal uangnya. Bahkan seribu rupiah pun tidak,” ujarnya.
Siti juga mengungkap fakta lain terkait pembelian rumah oleh Farel. Ia menyebut bahwa dana Farel saat itu masih kurang sekitar Rp100 juta.
Untuk menutupi kekurangan tersebut, Siti menggadaikan sertifikat rumah warisan orang tuanya ke bank.
“Rumah di depan dekat warung itu kekurangan Rp100 juta. Saya bantu dengan menjaminkan rumah warisan orang tua ke bank agar bisa dilunasi.
Sertifikat rumah Farel sekarang masih ada di notaris,” jelasnya.
Namun, Siti mengeluhkan bahwa cicilan ke bank kini menjadi tanggung jawabnya karena Farel tidak membayar angsuran seperti yang dijanjikan.
“Sekarang saya yang harus menanggung cicilannya. Sudah ada surat peringatan pertama dari bank. Katanya mau dicicil Rp5 juta, tapi belum terealisasi,” ungkapnya.
Melalui pernyataan ini, Siti Mujayanah berharap masyarakat tidak langsung menilai sepihak dan memahami bahwa apa yang dilakukannya semata-mata untuk masa depan Farel, bukan untuk kepentingan pribadi. (jpc)