Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Isu Anak Ruben-Sarwendah Hasil Perselingkuhan, Dokter Arie A. Polim Beri Kesaksian

Ayu Oktaviana • Senin, 4 Agustus 2025 | 15:10 WIB
Ruben Onsu dan Sarwendah bersama buah hati mereka.
Ruben Onsu dan Sarwendah bersama buah hati mereka.

 

JAGAT media sosial sempat dihebohkan oleh unggahan salah satu pengguna yang menyebarkan narasi keliru mengenai Thalia, putri dari pasangan selebritas Ruben Onsu dan Sarwendah.

Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut bahwa Thalia bukanlah anak kandung hasil hubungan keduanya.

Tak tinggal diam, Ruben Onsu langsung membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia menegaskan bahwa tindakan penggiringan opini negatif yang menyerang keluarganya tidak bisa ditoleransi.

“Saya tidak akan memaafkan. Proses hukum tetap berjalan, apalagi kesempatan untuk berdamai sudah kami berikan, tapi tidak dimanfaatkan,” ujar Ruben.

Ia juga menyebut bahwa pelaku justru semakin berani menambah unggahan bernada fitnah meski telah diminta menghapus dan meminta maaf.

Sarwendah pun ikut angkat suara. Dengan tegas, ia membantah tuduhan yang menyebut Thalia bukan anak kandung Ruben Onsu.

Ia menyampaikan klarifikasi melalui kanal YouTube pribadinya, sekaligus membagikan fakta bahwa Thalia merupakan anak hasil program bayi tabung yang mereka jalani bersama.

Untuk memperkuat pernyataannya, Sarwendah melakukan video call dengan dr. Arie A. Polim, dokter spesialis fertilitas yang menangani langsung proses bayi tabung mereka.

"Ruben dan Sarwendah sudah menjadi pasien saya sejak 2014. Mereka menjalani program bayi tabung dan berhasil. Anak pertama mereka, Thalia, adalah hasil dari proses tersebut," jelas dr. Arie A. Polim.

Dokter Arie juga memberikan kesaksian tegas bahwa seluruh proses kehamilan hingga kelahiran Thalia dilakukan secara medis dan melibatkan sperma Ruben serta sel telur dari Sarwendah.

“Saya tahu betul dari awal proses pembuahan, embrionya, sampai akhirnya lahir menjadi anak pertama mereka. Jadi, apa yang beredar di media sosial itu sama sekali tidak benar,” lanjutnya.

Sebagai bentuk dukungan moral dan profesional, dr. Arie juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi saksi apabila kesaksiannya dibutuhkan di jalur hukum.

“Kalau memang diperlukan, saya siap bantu untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” tegasnya.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya tanggung jawab dalam bermedia sosial, dan betapa dampak dari informasi palsu bisa mencederai kehidupan pribadi seseorang secara serius. (jpc/abw)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Ayu Oktaviana
#tanggung jawab #bayi tabung #informasi palsu #fertilitas #pembuahan #thalia #jalur hukum #ruben onsu #hukum #youtube #kesaksian #dokter spesialis #fitnah #kehamilan #sarwendah #perselingkuhan