Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Setelah 5 Tahun, Bisnis Minuman Youtuber Jerome Polin Akan Tutup April Ini, Apa Penyebabnya?

Miftahul Ilma • Sabtu, 11 April 2026 | 14:30 WIB
Menantea, bisnis milik Jerome Polin akan tutup.Instagram/Menantea
Menantea, bisnis milik Jerome Polin akan tutup.Instagram/Menantea

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Kabar mengejutkan datang dari dunia bisnis kreator digital Indonesia.

Brand minuman kekinian Menantea milik YouTuber Jerome Polin dipastikan akan menghentikan seluruh operasionalnya pada 25 April 2026.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh Direktur Menantea, Jehian Panangian Sijabat, yang juga kakak dari Jerome. Ia menyebut, penutupan ini menjadi akhir perjalanan bisnis yang telah berjalan selama lima tahun sejak pertama kali diluncurkan pada 10 April 2021.

“Setelah 5 tahun, Menantea akan melakukan pemberhentian kegiatan operasional seluruh toko pada tanggal 25 April 2026,” ujarnya dalam unggahan Instagram, Jumat (10/4/2026) kemaren. 

Jehian mengungkapkan, bisnis ini merupakan usaha pertama yang mereka bangun bersama.

Namun dalam perjalanannya, mereka menghadapi berbagai persoalan serius yang tidak mudah diatasi.

“Sayangnya, kami belum siap menghadapi sisi gelap dunia bisnis. Kami kurang melakukan background research terhadap calon partner bisnis, kami tidak rutin melakukan audit internal keuangan,” ungkapnya.

Seiring waktu, berbagai masalah mulai terkuak.

Bahkan, tim internal menemukan indikasi kecurangan dalam operasional perusahaan.

“Mulai dari mitra yang buka suara, supplier datang dengan surat tagihan yang lama tidak terbayar, kantor pajak yang menghubungi, hingga indikasi ‘fraud’ di dalam Menantea,” bebernya.

Selama dua tahun terakhir, manajemen mengaku telah berupaya memperbaiki kondisi tersebut. Audit investigasi dilakukan, komunikasi dengan mitra diperkuat, hingga pelunasan berbagai kewajiban dilakukan, bahkan menggunakan dana pribadi.

“Hal tersebut kami lakukan selama 2 tahun ke belakang, dan hampir seluruhnya kami lakukan menggunakan biaya dari kantong sendiri,” katanya.

Meski demikian, mereka menyadari upaya tersebut tidak cukup. Karena itu, keputusan menutup usaha dinilai sebagai langkah terbaik untuk mencegah masalah serupa terulang.

“Oleh karena itu, dengan berat hati kami memutuskan untuk memberhentikan seluruh kegiatan operasional Brand Menantea,” bebernya.

Sebagai penutup, Menantea menggelar program cuci gudang atau clearance sale hingga 25 April 2026 di sejumlah gerai yang masih beroperasi.

Program ini disebut sebagai bentuk dukungan kepada mitra yang masih menjalankan usaha tersebut.

Jehian pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak, sekaligus menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran penting ke depan.

“Sekali lagi, ini adalah pelajaran yang sangat berharga. Terima kasih sudah menemani Menantea selama 5 tahun,” pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#Menantea tutup #dunia bisnis #franchise menantea #Jerome Polin