Aktor Leonardo Di Caprio Soroti Karhutla Kalimantan, Orangutan Hingga Pembukaan Lahan

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 16:30 WIB
Leonardo Dicaprio
Leonardo Dicaprio bicara soal karhutla dan satwa liar yang menjadi korban.

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan hutan di Kalimantan dan Sumatera mendapat sorotan aktor Hollywood terkenal Leonardo DiCaprio. 

Melalui akun Instagramnya, aktor film Titanic itu menyoroti luas hutan yang terbakar, dampak asap terhadap jutaan orang, hingga nasib satwa liar yang kehilangan habitat.

Dalam unggahannya, DiCaprio menyebut lebih dari 2 juta acre atau sekitar 800 ribu hektare hutan di Pulau Kalimantan dan Sumatera telah terbakar. Ia juga mengaitkan kondisi tersebut dengan perubahan iklim dan aktivitas manusia dalam pembukaan lahan.

Baca Juga: Agustiar Sabran Bandingkan Karhutla Lintas Era: Dulu Jutaan Hektare, Kini Hanya 15 Ribu Hektare

“Lebih dari 2 juta acre (800.000 hektare) hutan telah terbakar di pulau Kalimantan dan Sumatera. Tautan di bio untuk mengetahui lebih lanjut,” tulis DiCaprio dalam caption unggahannya dikutip Senin (5/10/2026). 

Ia menjelaskan, perubahan iklim membuat hutan di Kalimantan menjadi lebih kering dan panas sehingga lebih rentan terhadap kebakaran. DiCaprio juga menyinggung praktik pembukaan hutan dengan cara dibakar untuk kepentingan pertanian.

“Perubahan iklim membuat hutan Kalimantan menjadi lebih kering, lebih panas dan lebih rentan terhadap kebakaran, yang sering kali dimulai oleh manusia untuk membuka hutan bagi pertanian,” tulisnya.

Sorotan DiCaprio tidak hanya tertuju pada luas hutan yang terbakar. Aktor yang dikenal aktif menyuarakan isu lingkungan itu juga menyoroti dampak kebakaran terhadap lahan gambut. 

Baca Juga: Kabut Asap Gambut: Partikel Kecil, Dampak Besar bagi Kesehatan

Menurutnya, ketika gambut yang kaya karbon terbakar, karbon dalam jumlah besar yang tersimpan di dalamnya ikut dilepaskan dan memperparah krisis iklim serta keanekaragaman hayati.

“Ketika lahan gambut yang kaya karbon seperti ini terbakar, lahan tersebut juga melepaskan sejumlah besar karbon yang tersimpan, yang semakin memperburuk krisis iklim dan keanekaragaman hayati,” tulisnya.

Dampak karhutla terhadap manusia juga menjadi perhatian. DiCaprio menyebut lebih dari 5 juta orang telah terpapar asap kebakaran hutan.

Namun, perhatian terbesar dalam unggahannya diarahkan kepada satwa yang terjebak ketika habitatnya terbakar. Ia menyebut orangutan Kalimantan terlihat melarikan diri dari hutan yang terbakar ketika habitat mereka terus menghilang.

“Lebih dari 5 juta orang telah terpapar asap kebakaran hutan. Orangutan Kalimantan terlihat melarikan diri dari hutan yang terbakar saat habitat mereka menghilang,” tulisnya.

Baca Juga: Orangutan yang Terjebak di Tengah Lahan Terbakar di Sampit Ternyata Memeluk Anaknya

DiCaprio kemudian menampilkan penyelamatan seekor orangutan yang dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah dengan dukungan Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation. Orangutan tersebut kini menjalani perawatan oleh tim medis.

“Orangutan ini diselamatkan oleh BKSDA di Kalimantan Tengah, dengan dukungan BOS Foundation, dan sekarang berada dalam perawatan dokter hewan,” katanya.

Ia juga menyoroti bekantan putih berjanggut atau Bornean White-bearded Gibbons yang sebagian besar hidupnya berada di atas pepohonan. Ketika api menghanguskan hutan, satwa tersebut disebut memiliki pilihan yang sangat terbatas untuk menyelamatkan diri.

“Bekantan putih berjanggut Kalimantan, yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di pepohonan, memiliki sedikit pilihan untuk melarikan diri ketika kebakaran menghanguskan hutan di sekitar mereka,” tulisnya.

DiCaprio turut mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla. Ia menyebut pemerintah Indonesia, petugas pemadam kebakaran, masyarakat lokal, organisasi konservasi, penyelamat satwa dan para peneliti sama-sama merespons kebakaran tersebut.

Baca Juga: Karhutla Ancam Habitat Satwa, Asap Bisa Picu Konflik Orangutan dengan Manusia

Ia juga menyebut sejumlah organisasi konservasi bekerja sama dengan organisasi di garis depan untuk mendukung upaya pemadaman dan perlindungan hutan penting serta satwa liar.

Dalam unggahan tersebut, DiCaprio mencantumkan sumber dokumentasi penyelamatan orangutan, yakni misi penyelamatan BKSDA Kalimantan Tengah dengan dukungan BOS Foundation. 

Ia juga menyebut tambahan dokumentasi dari Tuanan Orangutan Research Station, Forum Konservasi Orangutan Indonesia serta Gunung Palung Orangutan Conservation Program/Yayasan Palung.

Sorotan bintang Hollywood tersebut memperlihatkan bahwa karhutla di Indonesia benar-benar dianggap serius. Pasalnya ketika hutan terbakar, dampaknya merambat pada manusia, iklim, ekosistem gambut dan satwa yang kehilangan tempat hidupnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
leonardo dicaprio karhutla lahan gambut orangutan satwa liar