KUALA KAPUAS – Peningkatan infrastruktur jalan dinilai menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Anggota DPRD Kapuas Yetty Indriana mengapresiasi penanganan ruas jalan Mandomai–Mantangai–Timpah yang dilakukan pemerintah daerah karena berdampak langsung terhadap kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Menurut Yetty, jalan yang mantap akan memperlancar akses transportasi antarwilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta menekan biaya logistik masyarakat.
Kondisi tersebut dinilai sangat membantu pelaku usaha kecil, petani, dan pedagang dalam memasarkan hasil produksi mereka.
Penanganan jalan aspal dilakukan pada sejumlah segmen strategis, yakni Segmen 1 sepanjang 3.167 meter di Desa Lamunti, Segmen 2 sepanjang 2.890 meter di Desa Kaladan, Segmen 3 sepanjang 175 meter di Desa Mantangai Tengah, serta Segmen 4 sepanjang 2.645 meter di Desa Mantangai Hulu–Kalumpang.
Ruas ini merupakan jalur penghubung vital yang selama ini menjadi tumpuan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Yetty menilai peningkatan kualitas jalan tersebut akan berdampak jangka panjang terhadap perkembangan wilayah, terutama di kawasan pedesaan.
Dengan akses yang semakin baik, peluang investasi dan pengembangan usaha lokal diyakini akan semakin terbuka.
“Jika infrastruktur jalannya baik, aktivitas masyarakat akan lebih lancar. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga soal peningkatan kesejahteraan dan perputaran ekonomi daerah,” ujarnya.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, perbaikan jalan juga dinilai berpengaruh terhadap peningkatan akses layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan pemerintahan.
Mobilitas masyarakat menjadi lebih cepat dan aman, terutama bagi warga yang tinggal di daerah terpencil.
Ia berharap pembangunan dan peningkatan jalan terus dilakukan secara berkelanjutan, disertai pengawasan dan perawatan rutin agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Infrastruktur yang terjaga dengan baik dinilai akan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kapuas. (art)
Editor : Ayu Oktaviana