Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

30 Orang Diamankan, 53 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta

Agus Pramono • Sabtu, 25 April 2026 | 21:28 WIB
Daycare Little Aresha disorot, 30 pengasuh dan petinggi yayasan diamankan, 53 anak jadi korban.Instagram/@pandanganjogja
Daycare Little Aresha disorot, 30 pengasuh dan petinggi yayasan diamankan, 53 anak jadi korban.Instagram/@pandanganjogja

 KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, terus bergulir dan menyita perhatian publik. Aparat Polresta Yogyakarta mengamankan sekitar 30 orang yang terdiri dari pengasuh hingga pejabat yayasan, menyusul penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (24/4/2026).

Langkah tegas ini diambil setelah dugaan praktik tidak manusiawi terhadap balita di daycare tersebut viral di media sosial dan memicu kemarahan masyarakat luas.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian, mengungkapkan bahwa puluhan orang yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Sekitar 30 orang kami amankan secara maraton, terdiri dari pengasuh dan juga pihak yayasan,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (25/4/2026).

Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan indikasi kuat adanya perlakuan tidak layak terhadap anak-anak. Bahkan, petugas menyaksikan langsung kondisi yang memprihatinkan di dalam daycare.

“Ada anak yang kakinya diikat, tangannya diikat. Itu yang kami lihat langsung di lokasi,” ungkapnya.

Dari hasil pendataan sementara, jumlah anak yang dititipkan di daycare tersebut mencapai 103 orang. Dari jumlah itu, sekitar 53 anak diduga mengalami tindakan kekerasan.

“Kalau total ada 103 anak, dan yang terindikasi mengalami kekerasan sekitar 53 anak, berdasarkan data sementara,” jelas Adrian.

Ia menegaskan, jumlah korban masih berpotensi bertambah seiring pendalaman kasus yang terus dilakukan penyidik.

“Kalau ada pengembangan, pasti akan kami kejar,” tegasnya.

Polisi juga telah menggelar perkara dan berencana mengumumkan penetapan tersangka pada Senin (27/4/2026).

Tangis Orang Tua Pecah

Di halaman Polresta Yogyakarta, suasana haru bercampur amarah tak terelakkan. Para orang tua yang anaknya dititipkan di daycare tersebut berdatangan, berharap mendapat kejelasan atas nasib buah hati mereka.

Salah satu orang tua, Choi, tak kuasa menahan tangis saat menceritakan pengalaman pahit yang dialaminya. Anak yang baru kurang dari sebulan dititipkan, ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Ia mengaku syok saat hendak menjemput anaknya sepulang kerja, tepat ketika polisi melakukan penggerebekan. Di dalam ruangan, ia melihat anaknya ditidurkan di lantai tanpa pakaian, dengan tangan dan kaki terikat kain.

“Kenapa saya nangis, karena kondisi anak saya tangannya seperti diborgol. Bukan dibedong, tapi diikat,” ujarnya dengan suara bergetar.

Choi mengaku tidak pernah menaruh curiga sebelumnya. Pemilik daycare dinilai ramah dan meyakinkan. Namun kini, ia menyadari ada sejumlah kejanggalan yang sempat terjadi.

Mulai dari tidak adanya akses CCTV real-time bagi orang tua, hingga aturan pemberitahuan sebelum penjemputan anak yang kini terasa janggal.

Daycare Disegel, Proses Hukum Berjalan

Daycare Little Aresha yang beralamat di Jalan Pakel Baru Utara Nomor 27 kini telah disegel aparat kepolisian. Penggerebekan dilakukan sebagai bagian dari proses penegakan hukum atas dugaan pelanggaran serius terhadap perlindungan anak.

 

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Eva Guna Pandia, menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini.

 

Sementara itu, penyidik menduga terdapat praktik perlakuan diskriminatif, penelantaran, hingga kekerasan terhadap anak yang terjadi di dalam daycare tersebut.

 

Kasus ini menjadi tamparan keras sekaligus pengingat bagi semua pihak bahwa tempat penitipan anak yang seharusnya menjadi ruang aman, bisa berubah menjadi ancaman jika pengawasan dan tanggung jawab diabaikan.

Kini, harapan para orang tua hanya satu, keadilan bagi anak-anak mereka, serta jaminan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.(*)

 

Editor : Agus Pramono
#daycare little aresha #penitipan anak jogja #kekerasan anak jogja #pengasuh daycare little aresha #korban daycare little aresha