Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Calon Polwan yang Diperkosa Polisi di Jambi Sempat Berfikir untuk Akhiri Hidup

Miftahul Ilma • Rabu, 29 April 2026 | 13:15 WIB
Ibu dan anaknya calon polwan hadir di podcast.YouTube/Deddycorbuzier
Ibu dan anaknya calon polwan hadir di podcast.YouTube/Deddycorbuzier
 
 
KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Aksi empat orang yang melakukan rudapaksa terhadap seorang remaja berinisial C (18) di Jambi memang biadap. Parahnya lagi, dua dari empat pelaku merupakan anggota polisi.
 
Kejadian itu membuat psikologi korban terguncang. Korban bahkan mengalami perubahan sikap dan kerap mengurung diri usai mengalami kejadian itu. 
 
Baca Juga: Cerita Ibu dari Calon Polwan Bikin Sedih dan Marah, Usai Diperkosa Polisi, Putrinya Tak Antusias Merayakan Natal
 
Bahkan, korban disebut sempat memiliki keinginan untuk mengakhiri hidupnya karena tidak sanggup menanggung trauma sendirian. Hal itu diungkap ibu korban saat menjadi narasumber dalam podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier, Selasa (28/4/2026). 
 
“Dia sempat ingin mengakhiri hidupnya,” kata ibu korban. 
 
Ibu korban mengaku, korban tak mau dan takut menceritakan kejadian itu kepada sang ibu. 
 
Kasus itu akhirnya terungkap setelah kakak korban membaca percakapan korban di ponselnya yang berisi curahan hati kepada sahabatnya.
 
Baca Juga: Rekonstruksi Kasus Pemerkosaan Calon Polwan di Jambi Diawasi Kompolnas, Berikut Alur Ceritanya
 
“Tanggal 2 Januari, kakaknya mau berangkat (kerja) pagi. Tiba-tiba HP-nya berbunyi, lalu diperiksa kakaknya. Di situ ditemukan chat dia dengan sahabatnya, namanya Kaila,” ceritanya. 
 
Dalam pesan itu, korban mengungkapkan keputusasaan dan ketakutannya untuk berbicara kepada keluarga.
 
“Saya untuk menceritakan ke ibu saya, saya tidak berani. Apabila pun, biarlah ini kupendam sampai mati,” tulis korban dalam pesan tersebut yang diceritakan sang ibu. 
 
Kondisi tersebut membuat keluarga panik.
 
Kakak korban yang pertama kali mengetahui isi pesan itu langsung mendatangi korban dan menemukan adiknya dalam keadaan ketakutan di dalam kamar.
 
Baca Juga: Dua Polisi Pemerkosa Calon Polwan Dipecat, Upacara PTDH Dipimpin Langsung oleh Kapolda Jambi
 
Setelah dibujuk, korban akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya. Ia mengaku sempat berusaha melawan, namun tidak berdaya karena jumlah pelaku lebih dari satu.
 
“Saya melawan, Mak. Tapi bagaimana saya melawan? Mereka enam orang,” ungkapnya.
 
Pengakuan tersebut memperlihatkan beratnya tekanan yang dialami korban, baik secara fisik maupun mental. Keluarga kini berupaya memberikan pendampingan agar korban dapat pulih dari trauma.  (*)
Editor : Ayu Oktaviana
#calon polwan diperkosa #polisi pemerkosa calon polwan #kekerasan seksual