Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Edan Edan! Ayah Kandung Diduga Cabuli Anak Kandung Berusia 10 Tahun di Lampung

Miftahul Ilma • Jumat, 15 Mei 2026 | 18:30 WIB
Korban asusila oleh ayah kandung.Facebook
Korban asusila oleh ayah kandung.Facebook
 
KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak kembali mencuat. 

Kali ini, kasus yang terjadi di Lampung, membuat naik pitam. 

Dalam unggahan video di Instagram @Lampungcityinfo, Jumat (15/5/2026), seorang bocah perempuan berusia 10 tahun di Kabupaten Lampung Selatan, diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan ayah kandungnya sendiri sejak awal 2025.

Baca Juga: Guru Ngaji di Kukar Dilaporkan dalam Dugaan Asusila terhadap 11 Anak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasus itu kini telah dilaporkan ke Polda Lampung melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/358/V/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG pada Rabu (13/5/2026). Korban disebut baru berani mengungkap dugaan perbuatan tersebut kepada ibunya setelah mengalami ketakutan dan tekanan selama berbulan-bulan.

Dalam video itu, korban menceritakan dugaan tindakan yang dialaminya terjadi berulang kali di rumah mereka saat kondisi sepi. 

Dengan suara lirih, korban mengaku kerap dipanggil masuk kamar oleh ayahnya.

“Pas Januari 2025 mama berangkat ke Jakarta, ayah nyuruh masuk kamar. Di situ ayah sudah tidak pakai celana, terus nyuruh saya pegang kelaminnya. Lalu diginiin (meragakan dengan tangan),” ujarnya.

Baca Juga: Santri di Pati Tak Hanya Jadi Korban Asusila, Uang dan Tenaga Disebut Terkuras

Korban menyebut tindakan itu bukan hanya sekali terjadi. Ia mengaku mengalami perlakuan serupa hingga beberapa kali dan terakhir terjadi pada 11 Mei 2026 lalu saat hanya ada dirinya dan terlapor di rumah.

“Udah lima kali. Saya takut,” katanya.

Tak hanya dugaan pencabulan, korban juga mengaku pernah mengalami pelecehan fisik lain saat sedang tidur. Ia menyebut pelaku diduga meraba bagian tubuhnya hingga mencoba membuka pakaian korban.

“Tanggal 3 Mei itu ayah masuk kamar, peluk sambil raba paha sama pantat. Habis itu buka celana saya,” ucapnya sambil menangis.

Baca Juga: Syekh Ahmad Al Misry Dikabarkan Sudah Ditahan oleh Otoritas Kepolisian Mesir

Korban juga mengaku tidak ingin lagi bertemu dengan ayahnya. Rasa takut dan trauma disebut masih membekas hingga sekarang.

Selain dugaan kekerasan seksual, keluarga juga mengungkap adanya dugaan kekerasan fisik di rumah. Korban mengaku kerap dipukul saat pelaku kalah bermain judi slot.

“Karena sering mukulin. Pernah sampai biru-biru, ditendang,” ungkap korban. 

pBaca Juga: Pimpinan Ponpes di Jepara Jadi Tersangka Usai Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Santriwati Puluhan Kali

Akibat aksi bejat sang ayah, korban kini mengalami trauma dan tak ingin lagi bertemu dengan orang tuanya itu. Ia bahkan dengan gamblang menyebut ingin ayahnya dipenjara. 

“Mau ayah dipenjara, digebukin, dipenjara sampai busuk,” imbuhnya.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#ayah cabuli anak #pencabulan lampung #pencabulan #polda lampung #kekerasan seksual