Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Air Bersih Tersendat, Bupati Saiful: Peralatan PDAM Lebih Tua dari Usia Kabupaten Katingan

Agus Pramono • Selasa, 27 Januari 2026 | 11:00 WIB
Bupati Saiful dan kondisi air PDAM
Bupati Saiful dan kondisi air PDAM

 

KASONGAN–Bupati Katingan Saiful, secara resmi menanggapi keluhan masyarakat terkait mandeknya distribusi air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Katingan dalam beberapa pekan terakhir.

Dia mengungkapkan bahwa mayoritas peralatan yang digunakan oleh PDAM Katingan saat ini sudah tidak layak pakai dan sudah seharusnya diganti.

"Faktanya, usia peralatan yang digunakan itu sudah sangat tua, bahkan ada yang pengadaannya jauh sebelum Kabupaten Katingan ini resmi berdiri," ujar Saiful saat dibincangi Kalteng Pos, Senin (26/1/2026).

Untuk diketahui, pada tanggal 20 Juli 2026 nanti, Kabupaten Katingan genap berusia 24 tahun.

Menyikapi situasi tersebut, Saiful menyatakan keprihatinan mendalam atas terganggunya layanan dasar yang seharusnya dinikmati masyarakat secara layak.

Bupati juga menjanjikan akan mengevaluasi kinerja penyelenggara PDAM Katingan dalam waktu dekat.

Menurut Saiful, kondisi ini merupakan masalah serius yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga selaku pelanggan setia.

Dalam keterangannya, Saiful membeberkan bahwa kendala utama dalam distribusi air ini berakar pada kurang layaknya infrastruktur teknis.

Meskipun urgensi perbaikan sangat tinggi, Bupati mengakui bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi kendala finansial.

Belum tersedianya alokasi anggaran khusus untuk pembaharuan alat distribusi air menjadi hambatan utama dalam melakukan perbaikan secara instan. Situasi ini memaksa pemerintah untuk mencari formulasi kebijakan keuangan yang tepat agar pembenahan infrastruktur PDAM dapat masuk dalam prioritas pembangunan mendatang.

Menindaklanjuti carut-marutnya pelayanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Katingan menegaskan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja manajemen dan penyelenggara PDAM. Langkah ini diambil guna mengidentifikasi titik lemah operasional serta mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang bagi para pelanggan. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi pintu masuk untuk membenahi sistem distribusi yang selama ini dikeluhkan publik.

"Mudah-mudahan dengan adanya evaluasi nanti, kita bisa memberikan solusi konkret terhadap apa yang dikeluhkan oleh masyarakat pelanggan PDAM itu sendiri," pungkas Saiful.

Pemerintah daerah pun meminta masyarakat untuk sedikit bersabar sembari pihaknya mengupayakan langkah-langkah strategis demi menjamin ketersediaan air bersih kembali normal di seluruh wilayah Kabupaten Katingan. (eri/ala)

Editor : Ayu Oktaviana
#air keruh #air bersih #Ketersediaan Air Bersih #PDAM Katingan #bupati katingan saiful #distribusi air bersih #Kabupaten Katingan #kesejahteraan warga #Layanan Dasar #air pdam keruh #pelanggan pdam