Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Dianggap Menjijikkan, Ini Rahasia Terapi Lintah, Metode Pengobatan Tradisional dari Zaman Mesir Kuno

Anisa Bahril Wahdah • Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:40 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.

TERAPI lintah, atau dikenal juga sebagai hirudoterapi, merupakan metode pengobatan tradisional yang menggunakan lintah medis untuk tujuan kesehatan.

Praktik ini telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan tercatat digunakan dalam pengobatan Mesir Kuno serta Arab Saudi sebagai bagian dari terapi penyembuhan alami.

Dalam prosesnya, lintah ditempelkan pada bagian tubuh tertentu untuk menghisap sejumlah kecil darah pasien.

Saat menempel, lintah akan melepaskan air liur yang mengandung berbagai zat bioaktif, seperti antikoagulan dan enzim antiinflamasi, yang diyakini dapat membantu memperlancar sirkulasi darah serta mengurangi peradangan.

Namun, tidak semua lintah dapat digunakan untuk terapi. Hanya jenis tertentu yang diakui secara medis, seperti Hirudo medicinalis, Hirudo orientalis, Hirudo troctina, dan Hirudo nipponia.

Jenis-jenis lintah tersebut memiliki kandungan air liur yang aman dan berkhasiat, sehingga sering digunakan dalam praktik medis alternatif di berbagai negara.

Kandungan Zat Aktif dalam Air Liur Lintah

Air liur lintah diketahui mengandung sejumlah senyawa aktif yang diyakini memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Dikutip dari Halodoc, berikut beberapa di antaranya.

1. Hirudin
Zat yang terdiri dari 65 asam amino ini umumnya dimanfaatkan dalam prosedur operasi pada saraf berukuran kecil.
Hal ini karena zat hirudin memiliki kemampuan untuk mencegah pembekuan darah, serta membantu melancarkan aliran darah yang tersumbat.

2. Histamin
Di dalam air liur lintah, histamin berperan memperlebar pembuluh darah sehingga memudahkan penyaluran zat hirudin.
Semakin banyak zat hirudin yang masuk, maka jumlah darah yang dapat dihisap akan meningkatkan.

3. Enzim Calin
Enzim ini berperan dalam mencegah infeksi serta membantu proses penyembuhan luka.
Pada saat terapi, enzim tersebut berfungsi untuk menghambat terjadinya pembekuan darah, sehingga darah yang akan dihisap lintah akan tetap cair.

Manfaat Terapi Lintah terhadap Masalah Kesehatan

Ketika menggigit, lintah melepaskan berbagai zat aktif yang diyakini memberikan efek positif bagi tubuh.
Dikutip dari Alodokter dan Halodoc, berikut 5 manfaat terapi lintah yang dapat diperoleh setelah melakukannya.

1. Melancarkan Peredaran Darah
Terapi lintah diyakini dapat membantu memperlancar aliran darah, karena air liur lintah memiliki sifat antikoagulan yang mencegah darah menggumpal.

Berkat kemampuan ini, terapi lintah kerap dimanfaatkan dalam prosedur bedah plastik dan operasi mikro.
Namun, efektivitas serta keamanannya dalam dunia medis modern masih memerlukan penelitian lebih mendalam.

2. Meringankan Penyakit Kardiovaskular
Terapi lintah dikenal mampu membantu memperbaiki sirkulasi darah, sehingga sering dimanfaatkan sebagai pendukung pengobatan gangguan kardiovaskular.

Khasiat ini berasal dari kandungan hirudin dalam air liur lintah yang berperan mencegah pembekuan darah.

3. Menjaga Kesehatan Kulit
Air liur lintah diyakini mengandung kolagen yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah kulit.

Khasiatnya dianggap dapat membantu mengurangi kerutan dan memperlambat tanda-tanda penuaan, terapi lintah kini banyak ditawarkan di klinik kecantikan sebagai perawatan kulit alami.

4. Mempercepat Proses Penyembuhan Luka
Zat bdellins dalam air liur lintah diketahui memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan pada tubuh.

Mekanisme kerja terapi lintah dilakukan melalui hisapan darah yang disertai pelepasan air liur mengandung zat bdellins yang bersifat antiinflamasi, sehingga proses penyembuhan peradangan dapat berjalan lebih efektif.

5. Menurunkan Risiko Amputasi Akibat Diabetes
Diabetes berisiko menimbulkan komplikasi berupa gangguan peredaran darah, hal ini dapat memicu luka sulit sembuh hingga kematian jaringan yang berujung pada tindakan amputasi.

Penelitian menemukan bahwa terapi lintah dapat membantu menurunkan risiko amputasi pada penderita diabetes, karena air liur lintah mengandung hirudin, yaitu zat yang membantu memperlancar aliran darah dan memperbaiki sirkulasi tubuh. (jpg/abw)

Photo
Photo
FUGO Hotel Samarinda.
FUGO Hotel Samarinda.
Editor : Ayu Oktaviana
#kesehatan tubuh #diabetes #pengobatan tradisional #air liur #kesehatan kulit #praktik medis #terapi lintah #klinik kecantikan #peradangan #Peredaran Darah