KALTENG POS - Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Itulah prinsip utama di balik program Skrining Riwayat Kesehatan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.
Layanan ini bertujuan untuk mendeteksi risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes melitus, hipertensi, gagal ginjal, dan jantung koroner secara dini.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu lagi mengantre di Puskesmas hanya untuk melakukan pengisian formulir. Semua bisa dilakukan dalam genggaman melalui aplikasi Mobile JKN.
Mengapa Anda Harus Melakukan Skrining?
Banyak penyakit kronis seringkali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Dengan meluangkan waktu 5-10 menit untuk mengisi skrining, Anda bisa:
- Mengetahui potensi risiko kesehatan secara gratis.
- Mendapatkan tindak lanjut medis lebih cepat jika hasil menunjukkan risiko tinggi.
- Menjaga kualitas hidup jangka panjang.
Panduan Langkah demi Langkah Skrining di Aplikasi Mobile JKN
Pastikan Anda sudah mengunduh aplikasi Mobile JKN di Play Store atau App Store dan telah melakukan login. Berikut adalah tata caranya:
1. Buka Aplikasi Mobile JKN Pada halaman utama (Home), cari dan pilih menu "Fitur Lainnya".
2. Pilih Menu Skrining Riwayat Kesehatan Gulir ke bawah hingga Anda menemukan bagian "Skrining Sekunder" atau langsung klik ikon "Skrining Riwayat Kesehatan".
3. Pilih Peserta Pilih nama anggota keluarga (sesuai data JKN) yang akan melakukan skrining.
4. Isi Pertanyaan dengan Jujur Anda akan diminta menjawab sekitar 47 pertanyaan yang meliputi:
- Kebiasaan makan dan pola hidup.
- Riwayat kesehatan keluarga.
- Kondisi fisik saat ini.
5. Disarankan agar menjawab setiap pertanyaan dengan sejujur mungkin agar hasil analisis akurat. Lihat Hasil Skrining Setelah selesai, hasil akan langsung muncul. Ada tiga kategori hasil:
- Risiko Rendah: Anda disarankan menjaga pola hidup sehat.
- Risiko Sedang/Tinggi: Anda akan disarankan untuk mengunjungi FKTP (Puskesmas/Klinik) tempat Anda terdaftar untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut (seperti cek gula darah atau tekanan darah).
Skrining ini dapat dilakukan minimal satu kali setiap tahun. Data yang Anda masukkan bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan medis.
Jika hasil menunjukkan risiko sedang atau tinggi, segera manfaatkan layanan ini dengan datang ke fasilitas kesehatan tingkat pertama tanpa dipungut biaya tambahan (sesuai prosedur JKN yang berlaku). (*)
Editor : Ayu Oktaviana