Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Tetap Bugar Saat Berpuasa: 5 Pilihan Olahraga Ringan yang Aman dan Menyehatkan

Kiki KaltengPos • Kamis, 19 Februari 2026 | 14:20 WIB
ILUSTRASI : Peregangan (Stretching) salah satu olahraga aman bagi yang sedang berpuasa. FREEPIK
ILUSTRASI : Peregangan (Stretching) salah satu olahraga aman bagi yang sedang berpuasa. FREEPIK

KALTENGPOS.JAWAPOS - Banyak orang menganggap bulan Ramadan adalah waktu untuk membatasi aktivitas fisik karena takut merasa lemas.

Padahal, menurut riset ilmiah, kurang bergerak selama puasa justru bisa membuat tubuh terasa kaku dan metabolisme melambat.

Kuncinya bukan berhenti bergerak, melainkan memilih intensitas yang tepat.

Melansir data dari Ministry of Health, aktivitas fisik ringan justru membantu meningkatkan sirkulasi darah serta menjaga fungsi jantung dan paru-paru tetap optimal tanpa menguras energi secara berlebihan.

Berikut adalah 5 jenis olahraga ringan yang direkomendasikan agar tubuh tetap bugar hingga hari kemenangan tiba:

1. Jalan Kaki Santai

Ini adalah pilihan paling fleksibel dan minim risiko. Jalan santai tidak memerlukan intensitas tinggi sehingga tidak memicu dehidrasi berat.

Waktu Terbaik: Sore hari menjelang berbuka (ngabuburit) atau malam hari setelah shalat Tarawih.

Manfaat: Menjaga otot tidak kaku dan memastikan metabolisme tetap aktif.

2. Jalan Cepat (Brisk Walking)

Jika Anda ingin tantangan lebih namun tetap aman, jalan cepat adalah solusinya. Aktivitas ini lebih efektif membakar kalori dibandingkan jalan santai biasa.

Fakta Menarik: Penelitian menunjukkan jalan cepat saat puasa membantu tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi utama ketika kadar glikogen (gula otot) mulai menipis.

3. Peregangan (Stretching)

Puasa sering kali membuat kita lebih banyak duduk atau berbaring. Peregangan ringan sangat penting untuk menjaga fleksibilitas otot dan mencegah kram.

Kapan Saja: Bisa dilakukan mulai dari setelah sahur, di sela-sela jam kerja, hingga menjelang berbuka.

Manfaat: Mengurangi ketegangan saraf dan melancarkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.

4. Bersepeda Santai atau Statis

Bersepeda bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. Jika cuaca di luar terlalu panas, penggunaan sepeda statis di dalam ruangan sangat disarankan untuk menghindari paparan terik matahari yang memicu haus.

Tips: Lakukan dengan durasi singkat (15-30 menit) menjelang waktu berbuka agar cairan tubuh yang hilang bisa segera tergantikan.

5. Bonus: Gerakan Ibadah Tarawih

Mungkin banyak yang tidak menyadari bahwa Shalat Tarawih adalah bentuk aktivitas fisik yang luar biasa.

Gerakan berdiri, rukuk, dan sujud yang dilakukan secara berulang merupakan kombinasi antara latihan beban tubuh ringan dan peregangan.

Manfaat: Melatih kelenturan sendi dan memperbaiki sirkulasi darah secara menyeluruh. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#aktivitas fisik #sirkulasi darah #shalat tarawih #ngabuburit #bersepeda #jalan kaki #Olahraga Ringan #bulan ramadan