Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Badan Sering Nyeri dan Pegal-pegal? Waspada Autoimun!

Ayu Oktaviana • Senin, 25 Mei 2026 | 11:40 WIB
Ilustrasi badan pegal.
Ilustrasi badan pegal.

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Rematik atau rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun kronis ditandai oleh peradangan sendi dan struktur tubuh.

Rematik lebih dikenal sebagai penyakit yang menyerang otot dan tulang. Selain itu, rheumatoid arthritis juga dapat mempengaruhi organ lainnya seperti jantung, paru-paru, kulit, mata dan pembuluh darah.

Nyeri pada sendi terjadi karena imun tubuh manusia menyerang sel-sel tubuhnya sendiri yang disebut rematik autoimun.

Dilansir dari https://poltekkeskaltim.id penyakit ini sangat berbahaya karena menyebabkan peradangan kronis dan nyeri yang sangat sakit. Peradangan ini menimbulkan bengkak, kemerahan, terasa hangat dan lunak ketika sendi disentuh.

Apabila seseorang mengalami gejala rematik sampai mengganggu aktivitasnya, maka diperlukan penanganan professional.

Faktor penyebab rheumatoid arthritis

  1. Usia. Setiap sendi memiliki lapisan tulang rawan yang melindungi. Ada juga cairan yang berfungsi sebagai pelumas sendi untuk bergerak dengan mudah. Pada lansia, lapisan pelindung dan cairan pada sendi mengental.
  2. Jenis kelamin. Pria lebih rentan terkena rematik di pinggul, pergelangan tangan dan leher, sedangkan pada wanita di lutut dan sendi. Kejadian rematik lebih sering dialami oleh wanita dikarenakan menstruasi.
  3. Infeksi. Gejala infeksi biasanya demam, nyeri pada sendi dan otot serta bisa mengakibatkan peradangan.
  4. Pekerjaan. Postur tubuh yang salah saat melakukan pekerjaan yang dilakukan dalam jangka waktu lama menyebabkan peradangan atau rasa sakit pada sendi dan otot.
  5. Jenis makanan. Rematik juga dipengaruhi oleh jenis makanan, salah satunya yang paling umum adalah asam urat atau gout reumatik. Kristalisasi sendi terjadi jika mengkonsumsi makanan tinggi purin dan memicu peningkatan kadar asam urat.
  6. Keturunan. Hanya jenis rematik tertentu yang dipengaruhi oleh genetic. Sebagian kecil adalah osteoarthritis lutut dan reumatisme lengan dan panggul yang disebabkan oleh genetik.
  7. Psikologis. Mental yang tidak tepat menyebabkan ketegangan otot. Rematik juga dipengaruhi oleh kelelahan, depresi, kecemasan dan ketidakmampuan menangani tanggungjawab fisik.

 

Gejala rheumatoid arhthiris

  1. Nyeri: Terutama pada pagi hari atau setelah istirahat
  2. Kekakuan sendi: Sendi terasa kaku dan tegang saat digerakkan
  3. Kelelahan: Lelah yang berlebihan
  4. Demam: Terutama saat periode perburukan penyakit sendi
  5. Benjolan: Terdapat benjolan yang muncul dibawah kulit, terutama area yang sering bertekanan seperti siku.
  6. Kerusakan sendi: Jika tidak segera ditangani, rematik dapat merusak sendi dan menyebabkan deformitas

Penanganan dari rumah

Jika sering merasa pegal usai beraktivitas, mulailah mengubah gaya hidup. Mulai dari mengubah postur tubuh saat duduk dengan tidak bungkuk, istirahat yang cukup, olahraga yang teratur dan mengatur pola makan yang sehat.

Bila dirasa nyeri yang tak tertahankan segera konsultasikan ke dokter atau melakukan terapi fisik.(*)

 

Editor : Ayu Oktaviana
#rheumatoid arthritis #asam urat #autoimun #rematik