Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

95 Persen Nyeri Punggung Ternyata Hanya Karena Otot Tertarik, Ini Penyebabnya

Miftahul Ilma • Kamis, 28 Mei 2026 | 09:17 WIB
Nyeri pinggang.(Freepik)
Nyeri pinggang.(Freepik)

 KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Banyak orang langsung khawatir mengalami saraf kejepit atau gangguan tulang belakang saat merasakan nyeri punggung bawah. Padahal sebagian besar kasus ternyata hanya disebabkan tarikan atau ketegangan otot.

Dokter Asa Ibrahim menyebut sekitar 95 persen kasus low back pain disebabkan muscle strain atau ketegangan otot akibat kebiasaan sehari-hari.

“95 persen kasus LBP itu disebabkan muscle strain atau tarikan dan tegangan otot saja,” tulisnya di akun X.

Menurut dokter ahli bedah tulang itu, kondisi tersebut paling sering dipicu posisi duduk yang salah dan dilakukan terlalu lama. Selain itu, mengangkat barang berat hingga gerakan memuntir punggung secara berlebihan juga dapat memicu nyeri.

“LBP strain paling sering disebabkan duduk terlalu lama, duduk tidak dengan posisi yang baik, mengangkat barang berat, gerakan memuntir punggung berlebihan, dan kurang tidur,” jelasnya.

Meski begitu, ia mengatakan kondisi muscle strain sebenarnya dapat sembuh cukup cepat apabila ditangani dengan benar.

“Good news-nya adalah muscle strain ini cenderung bisa sembuh dengan cepat asalkan ditangani dan diterapi dengan baik,” ujarnya.

Namun yang sering menjadi masalah adalah banyak orang tidak memahami penyebab nyerinya sehingga kebiasaan pemicu tetap dilakukan setiap hari.

Akibatnya, melansir https://poltekkespasartais.org rasa sakit menjadi berkepanjangan dan terus kambuh.

Pengobatan lain sia-sia jika penyebab LBP-nya masih terjadi terus.

Karena itu, langkah pertama yang paling penting adalah mengenali pemicu nyeri lalu menghindarinya sebelum memikirkan obat, fisioterapi hingga pemeriksaan MRI. (*)

Editor : Agus Pramono
#nyeri pinggul #nyeri punggung bawah