Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Waspada Kurap Menular! Kenali Gejala Ringworm dan Cara Penyebarannya

Anisa Bahril Wahdah • Kamis, 28 Mei 2026 | 10:08 WIB
Kurap penyakit kulit menular.(Freepik)
Kurap penyakit kulit menular.(Freepik)

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Kurap atau ringworm ternyata bukan sekadar gangguan kulit biasa. Penyakit yang juga dikenal sebagai dermatofitosis atau tinea ini merupakan infeksi jamur yang sangat menular dan dapat menyerang berbagai bagian tubuh.

Mengutip laman halodoc.com, menurut informasi kesehatan dunia, ringworm disebabkan oleh jamur dermatofita yang berkembang di area hangat dan lembap. Infeksi ini dapat menyerang kulit kepala, badan, selangkangan, kaki hingga kuku.

Penyebarannya pun cukup mudah. Seseorang bisa tertular melalui kontak langsung dengan penderita atau hewan yang terinfeksi.

Selain itu, melansir https://poltekkescianjur.org penggunaan barang bersama seperti handuk, pakaian, sisir hingga lingkungan yang terkontaminasi juga dapat menjadi media penularan.

Beberapa jenis ringworm yang umum terjadi antara lain tinea capitis pada kulit kepala, tinea corporis pada badan, tinea cruris di area selangkangan, tinea pedis atau kutu air pada kaki, serta tinea unguium yang menyerang kuku.

Gejala ringworm perlu diwaspadai sejak dini. Salah satu tanda paling umum adalah munculnya ruam merah berbentuk cincin dengan bagian tepi yang lebih menonjol dan terasa gatal. Selain itu, kulit dapat menjadi bersisik atau pecah-pecah, terutama di sela-sela jari kaki.

Pada kasus yang menyerang kulit kepala, penderita bisa mengalami kerontokan rambut di area tertentu. Sementara infeksi pada kuku biasanya menyebabkan perubahan warna, kuku menebal, hingga mudah rapuh.

Karena mudah menular, menjaga kebersihan diri dan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran kurap. Hindari berbagi barang pribadi dan segera lakukan penanganan jika muncul gejala yang mencurigakan. (*)

Editor : Agus Pramono
#kurap #penyebaran kurap