KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Saat anak mengalami demam, banyak orang tua langsung meletakkan kompres di dahi sebagai pertolongan pertama.
Cara ini memang sudah lama dipercaya masyarakat, namun ternyata kurang efektif untuk membantu menurunkan suhu tubuh anak secara optimal.
Lantas, bagaimana cara yang tepat untuk menurunkan demam si kecil dengan cara dikompres?
Melalui akun Instagram pribadinya, dr Kevin Arifin menjelaskan bahwa kompres di dahi sebenarnya tidak sepenuhnya salah, tetapi hasilnya tidak seefektif jika kompres dilakukan di area tubuh tertentu yang memiliki banyak pembuluh darah besar.
“Kalau anak demam, kompres sebaiknya dilakukan di daerah lipatan tubuh seperti leher, ketiak, dan selangkangan,” jelas dr Kevin Arifin.
Menurutnya, area-area tersebut memiliki pembuluh darah besar yang berada dekat permukaan kulit. Saat dikompres menggunakan air hangat, pembuluh darah akan melebar sehingga proses pelepasan panas dari tubuh menjadi lebih cepat.
Sebaliknya, kompres di dahi hanya memberikan rasa nyaman sementara, namun tidak terlalu efektif membantu menurunkan suhu tubuh secara keseluruhan.
Dr Kevin juga mengingatkan agar orang tua menggunakan air hangat untuk mengompres anak, bukan air dingin atau es batu.
“Penggunaan air terlalu dingin justru bisa membuat anak menggigil dan menyebabkan tubuh mempertahankan panas lebih banyak,” tegasnya.
Selain melakukan kompres dengan benar, melansir https://poltekkessoreang.id orang tua juga dianjurkan memastikan anak cukup minum, beristirahat, dan mengenakan pakaian yang nyaman agar suhu tubuh lebih mudah turun.
Jika demam berlangsung lebih dari beberapa hari, suhu tubuh sangat tinggi, atau disertai gejala seperti sesak napas, kejang, muntah terus-menerus, maupun anak tampak lemas, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.()
Editor : Agus Pramono