SAMPIT-Jalanan utama Kota Sampit dipastikan akan semarak pada Sabtu, 30 Agustus 2025 mendatang.
Ribuan warga diperkirakan tumpah ruah menyaksikan pawai pembangunan yang menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kegiatan yang selalu ditunggu masyarakat ini akan dimulai dari depan Rumah Jabatan Bupati Kotim dan berakhir di Taman Kota Sampit. Rutenya tidak berubah dari tahun sebelumnya, yakni melewati Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kapten Mulyono, hingga MT Haryono.
“Petunjuk pelaksanaan sudah kami sampaikan. Penetapan tanggal pawai sesuai arahan pimpinan, yaitu 30 Agustus. Kami pastikan acaranya berlangsung meriah,” kata Ketua Panitia Peringatan HUT ke-80 RI, Raihansyah, Selasa (19/8).
Pawai pembangunan tahun ini akan menampilkan beragam kategori peserta, mulai dari pelajar, umum, hingga organisasi perangkat daerah (OPD). Format yang ditampilkan juga variatif, mulai dari mobil hias, barisan pejalan kaki, hingga atraksi drum band. Sebagai pembuka, ditampilkan atraksi silat Kuntau Bangkui, seni bela diri khas Kotim yang kini sudah tercatat sebagai kekayaan intelektual komunal di Kementerian Hukum dan HAM RI.
Selain pawai, panitia juga telah merancang serangkaian acara sejak awal hingga akhir Agustus. Misalnya kegiatan kesehatan gratis, Sampit Expo, hingga kegiatan budaya khas daerah. Raihansyah menegaskan, seluruh agenda ini bukan sekadar seremonial, melainkan wadah untuk menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kami ingin semangat kemerdekaan benar-benar terasa. Momentum ini juga menjadi ajang mempererat persatuan dan menampilkan potensi daerah kita,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat setiap tahun membuat pawai pembangunan selalu menjadi magnet utama perayaan kemerdekaan di Kotim. Tahun ini, panitia berharap semaraknya peringatan HUT ke-80 RI semakin mempertegas semangat gotong royong dan kebanggaan warga terhadap daerahnya.(mif/ram)