SAMPIT – Meski masih dikategorikan musim kemarau, wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tetap diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor alam. Selain masih terdapat potensi banjir, nelayan di Kotim juga diimbau waspada.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun H. Asan Sampit memperkirakan hujan dengan intensitas ringan masih akan mengguyur wilayah Kecamatan Teluk Sampit, yang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas nelayan.
Diperkirakan pula, gelombang di wilayah tersebut dapat mencapai tinggi hingga satu meter pada periode tertentu. Meski masih tergolong aman, kecepatan angin justru menjadi faktor yang perlu diwaspadai para nelayan.
“Karena kategori gelombang masih di bawah satu meter jadi relatif aman. Tetapi yang perlu diwaspadai adalah kondisi kecepatan angin yang cukup tinggi, mencapai 22 knot,” ujar Prakirawan Stasiun BMKG H. Asan Sampit, Mitra Dwina Hatauruk, Selasa (9/9/2025).
Ia menekankan, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama bagi nelayan pengguna perahu kecil agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Hal ini cukup menjadi perhatian, apalagi bagi nelayan dengan perahu kecil,” imbuhnya. (mif/ram)
Editor : Ayu Oktaviana