Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pemkab Kotim Akan Memperketat Pengawasan Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

Agus Pramono • Sabtu, 6 Desember 2025 | 18:51 WIB

Kepala Bidang Perdagangan, Kasiyan
Kepala Bidang Perdagangan, Kasiyan
SAMPIT — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), geliat pasar di Kota Sampit mulai terasa meningkat. Aktivitas belanja masyarakat kian padat, sementara pemerintah daerah bersiap memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pun memperkuat pemantauan di ritel modern, pasar tradisional, hingga gudang distributor.

Kepala Bidang Perdagangan, Kasiyan, mengatakan bahwa perkembangan harga sejumlah komoditas menunjukkan tren membaik dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu yang mengalami penurunan adalah beras premium, yang kini mulai dibanderol lebih rendah oleh sejumlah penjual.

“Dari hasil pemantauan, beras premium mulai turun di beberapa titik. Masyarakat juga banyak yang beralih ke jenis ini karena stoknya aman dan harganya mulai stabil,” ujarnya, Jumat (5/12/2025). 

Menurut Kasiyan, ketersediaan beras di distributor masih mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Selain beras, minyak goreng juga dilaporkan berada dalam kondisi stok aman dengan harga relatif stabil.

Namun tidak semua komoditas menunjukkan pola serupa. Kasiyan mengingatkan bahwa telur ayam berpotensi mengalami kenaikan harga, mengingat permintaan biasanya meningkat menjelang Nataru.

“Yang perlu kita waspadai itu telur. Permintaan naik, otomatis potensi kenaikan harga ada. Karena itu pemantauan intensif terus kita lakukan,” jelasnya.

Ia juga meminta distributor untuk menyiapkan stok lebih awal demi menghindari gejolak harga di pasar.

Meski kebutuhan ayam ras diperkirakan meningkat seperti tahun lalu, pasokan dari luar daerah masih berjalan lancar sehingga distribusinya dinilai aman.

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah daerah kembali melaksanakan pasar murah untuk membantu menjaga stabilitas harga. Kali ini kegiatan difokuskan di wilayah perkotaan setelah sebelumnya digelar di kecamatan dan kelurahan.

“Pasar murah tetap kita jalankan sebagai bagian dari stabilisasi. Harapannya, masyarakat punya alternatif harga yang lebih terjangkau,” pungkasnya. (mif)

Editor : Agus Pramono
#harga bahan pokok #sembako #Natal dan Tahun Baru 2026 #bahan pokok