SAMPIT – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menekankan pentingnya pendidikan politik yang berkelanjutan bagi kader dan masyarakat sebagai bagian dari penguatan demokrasi substantif.
Mereka menilai, politik tidak hanya soal kontestasi kekuasaan, tetapi juga proses membangun kesadaran ideologis dan etika berdemokrasi.
Wakil Sekretaris DPD PDIP Kalimantan Tengah, Angga Aditya Nugraha, mengatakan partai politik memiliki peran strategis sebagai instrumen penyalur ideologi sekaligus wadah pembinaan kader.
Menurutnya, proses kaderisasi menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan demokrasi.
“Partai politik adalah salah satu instrumen untuk menyalurkan ideologi. Kegiatan ini merupakan bagian dari penjaringan kaderisasi yang nantinya akan menjalankan dan menanamkan nilai-nilai demokrasi elektoral pada 2029,” katanya usai menghadiri seminar pendidikan politik, Selasa (16/12/2025).
Ia menjelaskan, selain kaderisasi, PDIP juga menargetkan konsistensi elektabilitas partai, khususnya di Kabupaten Kotim. Berdasarkan sejumlah survei terakhir, tingkat elektabilitas PDIP di daerah tersebut masih berada di kisaran tinggi.
“Kalau melihat survei terakhir, elektabilitas PDIP di Kotim masih hampir 30 persen. Target kami tentu mempertahankan capaian itu, sekaligus memperkuat kaderisasi sebagai tujuan utama,” ujarnya.
Terkait strategi menghadapi kontestasi politik ke depan, Angga menuturkan PDIP terus melakukan persiapan menyeluruh, baik dari sisi internal partai maupun pembacaan terhadap sistem pemilu yang masih berproses.
“Kita menyiapkan diri sebaik mungkin. Kalau elektabilitas bisa bertahan di angka 30 hingga 40 persen, tentu peluang meraih kursi legislatif lebih besar. Apalagi jika sistem pemilihan proporsional tertutup, kami optimistis PDIP bisa bertahan bahkan meningkat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Gahara, menyampaikan bahwa agenda tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar oleh DPC PDIP Kotim. Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur partai dan masyarakat.
“Kegiatan ini agenda tahunan DPC PDIP Kotim. Pesertanya sekitar 250 orang, terdiri dari pengurus, hingga ranting, serta melibatkan masyarakat, mahasiswa, dan pemuda,” ungkapnya.
Ia menegaskan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah memberikan pemahaman politik kepada kader dan simpatisan, sekaligus menjaga soliditas organisasi partai di daerah.
“Fokusnya adalah pendidikan politik dan menjaga solidaritas. Tidak ada pembekalan khusus, ini murni untuk menambah pemahaman politik bagi kader dan simpatisan,” pungkasnya. (mif)
Editor : Agus Pramono