SAMPIT-Sejak pagi, halaman Masjid Nur Qolbu sudah dipenuhi anak-anak yang datang bersama orang tua mereka. Sebagian tampak gugup, sebagian lain sibuk menggenggam tangan keluarga. Di tempat itu, puluhan anak dari keluarga kurang mampu mengikuti sunatan massal yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (22/12/2025).
Kegiatan sunatan massal tersebut menjadi bagian dari bakti sosial Baznas Kotim dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-73 Kabupaten Kotim tahun 2026.
Selain khitan, Baznas juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar.
Wakil Bupati Kotim, Irawati, menilai kegiatan ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama keluarga mustahik yang selama ini terkendala biaya untuk melakukan khitan anaknya.
“Sunatan massal ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, layanan kesehatan seperti khitan massal memiliki nilai penting karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menyebut, pembangunan daerah tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari upaya menjaga kualitas hidup warganya.
“Ketika kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi, termasuk layanan kesehatan, maka di situ pembangunan sosial berjalan,” katanya.
Ketua Panitia Kegiatan, Ustaz Syarifuddin, menjelaskan bahwa sunatan massal diikuti oleh 40 anak yang berasal dari keluarga mustahik. Seluruh proses khitan dilakukan oleh tenaga medis dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan anak.
“Program ini kami fokuskan pada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka bisa mendapatkan layanan khitan secara layak dan aman,” ungkap Syarifuddin.
Selain sunatan massal, Baznas Kotim juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan umum dan konsultasi gizi gratis yang diikuti sekitar 100 warga. Seluruh layanan tersebut merupakan bagian dari program Kotim Sehat yang dibiayai dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. (mif)
Editor : Ayu Oktaviana