SAMPIT – Momen 5 Rajab selalu menjadi momen yang ditunggu, khususnya bagi umat Muslim di Pulau Kalimantan. Pasalnya, tanggal tersebut merupakan acara haul salah satu ulama terkenal di tanah Borneo.
Ia adalah Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang kerap dikenal dengan Guru Sekumpul.
Kemasyhurannya membuat jutaan jamaah berkumpul di Martapura, Kalimantan Selatan, untuk mengikuti haul ulama besar tersebut.
Momentum itu juga dimanfaatkan sebagian orang untuk bersedekah kepada jemaah yang dalam perjalanan menuju Sekumpul, Martapura. Salah satunya terlihat di Jalan Tjilik Riwut kilometer 2,5 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Ratusan jemaah yang melewati jalan lintas itu menyerbu lapak buah durian yang berada di pinggir jalan, Kamis (25/12/2025).
Para jemaah dapat menyantap buah musiman tersebut secara cuma-cuma dan sepuasnya.
Suriyati, salah satu jamaah, mengaku senang bisa menikmati durian gratis. Terlebih lagi, mereka bebas memilih dan memakan durian tersebut. Durian yang ia makan memiliki rasa manis dengan kualitas yang bagus.
“Rasanya mantap. Banyak yang suka durian ini,” ujarnya.
Ia yang berangkat bersama jamaah dari Mentaya Hulu berharap momen itu menjadi berkah.
Tak hanya itu, keberadaan durian gratis tersebut bisa membantu para jamaah, terutama mereka yang menempuh perjalanan jauh.
“Terima kasih sudah memberikan durian gratis. Semoga rezekinya lancar dan bertambah berkah bagi kita semua,” bebernya.
Baca Juga: Arus Haul Guru Sekumpul Bertemu Puncak Nataru, Dishub Kalteng Siapkan Antisipasi Macet dan Rest Area
Ia mengaku baru pertama kali melihat momen tersebut. Terlebih lagi, musim durian baru saja dimulai. Menurutnya, tahun sebelumnya juga ada durian gratis, namun tidak berada di Kalimantan Tengah.
“Tahun lalu ada, tapi di Banjarmasin. Ini baru pertama kali ketemu di sini,” imbuhnya.
Hal senada dikatakan Intan Kumala Sari, salah seorang jamaah asal Kabupaten Seruyan, yang mengaku terharu melihat momen tersebut. Wanita yang baru pertama kali mengikuti haul itu mengaku hampir tak percaya ratusan hingga ribuan buah durian dibagikan gratis kepada para jamaah.
“Saya terharu sekali. Pertama kali ikut, saya hampir menangis karena ada orang baik yang mau membagikan buah secara gratis. Padahal durian sedang mahal karena baru berbuah,” pungkasnya. (mif/ram)
Editor : Agus Pramono