Kali ini, api melahap lahan kosong di Jalan poros Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Jumat (23/1/2026) siang.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Kondisi angin yang bertiup cukup kencang saat kejadian membuat api cepat merambat ke semak-semak di sekitarnya.
"Api diduga dipicu puntung rokok. Saat kejadian angin cukup kencang sehingga api cepat menyebar, namun berhasil segera dikendalikan oleh petugas,” ujarnya dalam laporannya
Beruntung, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area sekitar.
Informasi kebakaran diterima BPBD Kotim sekitar pukul 13.28 WIB melalui laporan warga di grup WhatsApp. Tim langsung bergerak dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 14.45 WIB.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan yang terbakar sekitar 20 x 4 meter persegi.
Area tersebut merupakan lahan kosong dengan vegetasi semak belukar di wilayah gambut dan mineral.
Dalam proses pemadaman, BPBD Kotim menurunkan satu unit truk tangki air, selang, dan nozel. Empat personel terlibat langsung di lapangan untuk memastikan api tidak meluas dan benar-benar padam.
Upaya pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan sekitar pukul 15.05 WIB. Hingga operasi berakhir, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan di sekitar lokasi.
Usai kejadian, petugas juga melakukan pemantauan di sekitar titik kebakaran guna mengantisipasi munculnya api susulan, sekaligus memberikan imbauan kepada warga agar tidak membakar sampah dan lebih berhati-hati dalam membuang puntung rokok.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, apalagi saat ini mulai memasuki musim kemarau. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor jika menemukan titik api,” tegas Multazam.
BPBD Kotim menegaskan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah rawan yang memiliki vegetasi gambut. (mif)
Editor : Agus Pramono